Paraesthesia Jadi Tanda Bahaya Pasien Hipertensi, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 05 Mei 2021 | 17:20 WIB
Paraesthesia Jadi Tanda Bahaya Pasien Hipertensi, Apa Itu?
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah di arteri secara konsisten terlalu tinggi.

Jika tidak diobati, dapat menyebabkan penyakit jantung dan peredaran darah seperti serangan jantung atau stroke. Namun, pasien hipertensi harus wasapada terhadap Paraesthesia yang disebut tanda bahaya. Apa itu sebenarnya?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature mengamati gejala krisis hipertensi yang berbeda sesuai dengan prevalensinya.

Penelitian lebih lanjut menyelidiki profil krisis hipertensi selama satu tahun di rumah sakit rujukan universitas dan melakukan tinjauan pustaka.

Ilustrasi hipertensi. (Shutterstock)

Studi ini memantau 362 pasien yang datang untuk perawatan di rumah sakit darurat dengan krisis hipertensi. Salah satu gejala paling umum yang ditemukan pada kelompok studi adalah paresthesia.

Paresthesia adalah sensasi yang mirip dengan sensasi terbakar atau menusuk. Sensasi biasanya dirasakan di tangan, lengan, tungkai, atau kaki, tetapi bisa juga terjadi di bagian tubuh lain.

Ini bisa terjadi tanpa peringatan, biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan digambarkan sebagai kesemutan atau mati rasa, kulit merinding, atau gatal.

LiveStrong berkata, hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

"Saat tidak terkontrol, tingkat tekanan darah bisa naik ke titik di mana Anda mulai mengalami gejala fisik.

baca juga

"Beberapa gejala tidak spesifik dan mungkin diabaikan sebagai produk sampingan dari beberapa kondisi yang kurang serius atau penyebab eksternal.

"Ini termasuk sakit kepala, kelelahan, kecemasan, kebingungan atau kelupaan, keringat berlebih atau pusing.

"Gejala ini dapat memburuk secara akut dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan kematian mendadak.”

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai 'the silent killer', karena gejalanya hanya cenderung muncul dengan sendirinya jika Anda memiliki tekanan darah yang sangat tinggi.

Gejala tekanan darah tinggi yang paling umum termasuk jantung berdebar-debar, menemukan darah dalam urin, dan sakit kepala parah. Sangat penting bagi semua orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun untuk memeriksa tekanan darah mereka setidaknya sekali setiap lima tahun.

Anda dapat memeriksa tekanan darah Anda dengan mengunjungi toko obat atau apotek lokal Anda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Tekanan Darah Naik, Konsumsi 6 Makanan Ini Agar Turun!

Saat Tekanan Darah Naik, Konsumsi 6 Makanan Ini Agar Turun!

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 14:13 WIB

Puasa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Buktinya!

Puasa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Buktinya!

Health | Sabtu, 01 Mei 2021 | 11:37 WIB

Migrain sebelum Paruh Baya Tingkatkan Risiko Hipertensi Pascamenopause

Migrain sebelum Paruh Baya Tingkatkan Risiko Hipertensi Pascamenopause

Health | Kamis, 22 April 2021 | 17:01 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB