Memutuskan Pakai Behel? Sebaiknya Hindari Makan Keripik

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:57 WIB
Memutuskan Pakai Behel? Sebaiknya Hindari Makan Keripik
Ilustrasi pemasang behel gigi (Foto: Antara)

Suara.com - Saat Anda memutuskan untuk memakai kawat gigi atau behel, ada beberapa pantangan yang perlu dipatuhi di awal pemakaian, terutama soal makanan. Karena, gigi belum bisa menerima makanan bertekstur keras lantaran bisa menyebabkan ngilu.

Beberapa makanan seperti roti keras, kulit piza, dan keripik renyah dapat tersangkut di antara kawat. Jika Anda mengunyah dengan keras, tekanan pada kabel kawat gigi Anda dapat menyebabkan braket patah gigi.

Selama perawatan behel, Anda perlu mematuhi panduan makan dokter. Hindari makanan yang tidak disarankan oleh ortodontis.

Dilansir dari Healthline, ada dua risiko jika Anda nekat makan makanan yang renyah, lengket, saat baru mulai pasang behel.

Pertama, ada risiko utama makanan yang renyah, keras, atau lengket tersangkut di antara kawat kawat gigi Anda.

Ilustrasi kawat gigi atau behel [shutterstock]
Ilustrasi kawat gigi atau behel [shutterstock]

Dengan tekanan yang cukup (atau gigitan yang terlalu antusias), braket sebenarnya dapat mematahkan gigi Anda. Ini akan membutuhkan perbaikan darurat oleh ortodontis.

Kedua, ada risiko makanan bertepung, manis, atau keras tersangkut di antara kawat gigi dan gigi Anda.

Bahkan rutinitas pembersihan dan flossing yang paling hati-hati dapat membuat sedikit makanan terperangkap di tempat yang sulit diakses ini di mulut Anda.

Seiring waktu, makanan yang terperangkap membusuk menjadi plak, yang dapat meresap ke enamel gigi dan membuat gigi berlubang.

Ada banyak pilihan kudapan lain jika Anda memakai kawat gigi. Beberapa pilihan camilan yang baik antara lain buah yang diiris, pudding, roti yang lembut, yogurt, dan smoothie.

Apa pun jenis camilan yang Anda makan, makanlah satu per satu (jangan segenggam sekaligus). Tidak hanya lebih sopan, ini mungkin menyelamatkan Anda dari kecelakaan dengan kawat gigi Anda, seperti kawat bengkok atau braket rusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Keripik Kentang dan Cokelat Buruk untuk Ginjal, Kok Bisa?

Makan Keripik Kentang dan Cokelat Buruk untuk Ginjal, Kok Bisa?

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 16:32 WIB

Ratakan Gigi Tanpa Kawat, RATA ajak Masyarakat Senyum Percaya Diri

Ratakan Gigi Tanpa Kawat, RATA ajak Masyarakat Senyum Percaya Diri

Lifestyle | Jum'at, 23 April 2021 | 17:05 WIB

Hindari Konsumsi 4 Makanan Ini, Bisa Membahayakan Kesehatan Hati

Hindari Konsumsi 4 Makanan Ini, Bisa Membahayakan Kesehatan Hati

Kalbar | Minggu, 18 April 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB