Suntikan Kedua Vaksin Pfizer, Ini 5 Efek Samping yang Bisa Terjadi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 12:47 WIB
Suntikan Kedua Vaksin Pfizer, Ini 5 Efek Samping yang Bisa Terjadi!
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Sebagian besar vaksin Covid-19 membutuhkan suntikan dua kali supaya efektif melawan virus corona Covid-19, tak terkecuali vaksin Pfizer yang digunakan di Inggris.

Suntikan pertama vaksin Covid-19 ini bertujuan mengatur sistem kekebalan untuk mengatasi sebagian besar infeksi, yakni sekitar 50 persen atau lebih. Sedangkan, dosis kedua vaksin Covid-19 bertujuan untuk mendorongnya lebih maksimal.

Tapi, setiap vaksin Covid-19 berkeja secara berbeda. Orang mungkin juga mengalami beberapa efek samping berbeda yang menyesuaikan tubuhnya masing-masing.

Menurut NHS, potensi efek samping dari suntikan kedua vaksin Pfizer, antara lain:

  1. Lengan terasa sakit
  2. Kelelahan
  3. Sakit kepala
  4. Sakit dan nyeri
  5. Tidak enak badan
Ilustrasi vaksin pfizer (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin pfizer (Pixabay/qimono)

Menurut Dr Bob Wachter, seorang dokter akademis di Universitas California, San Francisco, mengatakan vaksin melatih sistem kekebalan dan efek samping yang timbul pertanda vaksin bekerja dengan baik.

"Sistem kekebalan yang lebih kuat mungkin cenderung memiliki gejala atau efek samping akibat vaksin Covid-19 yang lebih kuat untuk memacu sistem kekebalan," kata Dr Bob dikutip dari Express.

Banyak orang tidak akan mengalami gejala yang sama. Dr Wachter mengatakan semua orang harus siap dengan semua efek sampingnya, yang menandakan vaksin bekerja dengan baik.

Tapi, apakah Anda bisa mengalami alergi pada suntikan kedua vaksin Pfizer?

Dalam kebanyakan kasus, efek samping vaksin Pfizer sama sekali tidak berbahaya dan akan hilang dalam hitungan hari. Tapi, jarang sekali orang mengalami reaksi alergi yang berbahaya pada suntikan kedua.

NHS menyarankan semua orang untuk memberi tahu dokter atau perawat bahwa mereka pernah mengalami reaksi yang siginifikan pada suntikan vaksin atau tidak.

Karena, seseorang tidak boleh suntik vaksin Covid-19 jika mengalami reaksi alergi pada suntikan sebelumnya. Gejala anafilaksis meliputi pusing, kesulitan bernapas, detak jantung cepat, kulit berkeringat, kebingungan, pingsan, dan kehilangan kesadaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona India

Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona India

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:41 WIB

Brasil Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Ibu Hamil

Brasil Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Ibu Hamil

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:44 WIB

Campuran Vaksin AstraZeneca dan Vaksin Pfizer Bisa Picu Efek Lebih Banyak

Campuran Vaksin AstraZeneca dan Vaksin Pfizer Bisa Picu Efek Lebih Banyak

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 08:17 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB