Studi Terbatas: Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona India

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 14 Mei 2021 | 07:53 WIB
Studi Terbatas: Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona India
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Catatan terbatas menunjukkan vaksin AstraZeneca bisa efektif melawan varian baru virus corona India. Namun, studi laboratorium mengaku tetap membutuhkan data ini dari seluruh dunia yang lebih luas.

Dr Sara Kayat mengatakan sekarang ini para peneliti tidak mengetahui hal tersebut. Tetapi, varian virus corona India terbukti bisa ditularkan melalui varian virus corona Inggris dan lainnya.

Dua jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Inggris, yakni vaksin Moderna dan vaksin Pfizer, nampaknya efektif melawan varian virus corona India. Hal ini didasarkan pada segel persetujuan yang diajukan oleh European Medicine Agency (EMA).

Kedua jenis vaksin Covid-19 itu adalah vaksin mRNA yang merupakan metode inokulasi relative baru. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa vaksin mRNA Covid-19 mneginstruksikan sel untuk membuat protein lonjakan yang tidak berbahaya.

Protein lonjakan ini mirip dengan protein yang ditemukan di permukaan virus corona Covid-19. Begitu sel membangun protein lonjakan, respons imun akan membuat antibodi.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Respons sel kekebalan ini mempersiapkan tubuh untuk melawan virus corona Covid-19 ketika menyerang tubuh. Karena itu, Dr Sara mempersilahkan setiap orang untuk melakukan vaksinasi.

Meskipun vaksin AstraZeneca masih dalam penyelidikan untuk melawan varian virus corona India. Studi awal yang masih terbatas data sudah menunjukkan vaksin ini cukup efektif melawannya.

"Mungkin vaksin ini tidak begitu banyak bekerja dalam mencegah penularan virus corona, tapi vaksin ini bisa mengurangi kematian dan tingkat keparahan gejala ketika terinfeksi virus corona," jelasnya dikutip dari Express.

Artinya, program vaksinasi ini bisa menekan atau mengontrol jumlah pasien virus corona Covid-19 yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit dan orang yang meninggal karena virus tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus Seperempat Juta

Ngeri, Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus Seperempat Juta

Riau | Kamis, 13 Mei 2021 | 21:24 WIB

Belum Mencapai Puncak, Tingkat Kematian di India Sudah Tembus 250.000

Belum Mencapai Puncak, Tingkat Kematian di India Sudah Tembus 250.000

Health | Kamis, 13 Mei 2021 | 09:13 WIB

Seorang Wanita India Tewas Kena Serangan Roket Hamas Saat Video Call Suami

Seorang Wanita India Tewas Kena Serangan Roket Hamas Saat Video Call Suami

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:04 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×