-
Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand via adu penalti 4-2.
-
Erick Thohir meminta skuad Garuda tidak terlena karena target utama adalah lolos Piala Dunia.
-
Kemenangan ini mengakhiri nantikan gelar juara regional sepak bola Indonesia selama 35 tahun.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung mengingatkan Timnas Indonesia untuk tidak terlena setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Sebab, ada Piala Dunia yang jadi bidikan utama.
Menurut Erick Thohir, keberhasilan mengalahkan Thailand di final melalui adu penalti merupakan pencapaian penting. Namun, perjalanan Timnas Indonesia untuk mencapai level yang lebih tinggi masih sangat panjang.
Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
![Warga merayakan kemenangan Timnas Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, di Bundaran HI, Jakarta, Senin (5/10/2026). [ANTARA FOTO/Fathul Habib Sholeh/sgd]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/06/20816-suporter-rayakan-juara-timnas-indonesia-di-bundaran-hi-suporter-timnas-indonesia.jpg)
Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit. Thailand bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81 setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah.
Meski kehilangan satu pemain, Thailand mampu mempertahankan skor 2-2 hingga dua babak tambahan waktu. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Di tengah euforia keberhasilan tersebut, Erick Thohir langsung mengingatkan bahwa Timnas Indonesia masih memiliki target yang jauh lebih besar.
Erick menilai perjuangan para pemain layak diapresiasi karena mampu melewati dua pertandingan terakhir yang tidak mudah. Sebelum mengalahkan Thailand, Timnas Indonesia juga mencatat kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh.
"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir, dua game yang tidak mudah, (lawan Bangladesh) 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah," kata Erick Thohir kepada awak media.
Setelah memberikan apresiasi, Erick langsung mengaitkan keberhasilan tersebut dengan ambisi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia.
Menurutnya, jika ingin bersaing di level dunia, Timnas Indonesia harus melakukan persiapan dengan lebih serius.
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 tidak boleh membuat para pemain dan tim pelatih merasa sudah berada di titik akhir.
"Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat, tapi kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan, kita harus terus tingkatkan sepak bola kita," tutur Erick.
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi trofi penting bagi Timnas Indonesia setelah penantian panjang selama 35 tahun.
Kini, Erick Thohir ingin keberhasilan tersebut menjadi pijakan untuk membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana mempertahankan konsistensi sekaligus meningkatkan kualitas tim agar mampu bersaing di panggung internasional.
Dengan semangat tersebut, keberhasilan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 bukan akhir perjalanan Timnas Indonesia, melainkan awal untuk mengejar target yang lebih besar.