Varian Baru Virus Corona dari India Berhasil Bikin Inggris Cemas

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 17 Mei 2021 | 14:01 WIB
Varian Baru Virus Corona dari India Berhasil Bikin Inggris Cemas
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. [AFP]

Suara.com - Pada Kamis lalu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan varian virus COVID-19 India telah membuat cemas orang Inggris.

“Varian ini sangat mengkhawatirkan. Jadi kami ingin pastikan bahwa kami mengambil semua langkah hati-hati,” ungkap Boris Johnson, sebagaimana yang dikutip dari ABC News.

Komentar Perdana Menteri Inggris berhasil memicu spekulasi bahwa pemerintah Inggris akan meningkatkan vaksinasi secara bersamaan di daerah-daerah yang mengalami peningkatan kasus infeksi virus corona jenis baru tersebut.

Otoritas lokal di kota Blackburn di barat laut Inggris, kini sedang menyiapkan klinik vaksin tambahan menyusul lonjakan infeksi kasus baru.

Meski dikatakan kasus infeksi telah menurun sejak Agustus lalu setelah adanya aturan penguncian ketat dan program vaksinasi, namun varian baru virus corona dari India ini membuat negara di dunia harus tetap waspada.

Disebut lewat studi REACT, varian India telah ditemukan pada 7,7 persen dari 127.000 kasus yang diuji selama 15 April dan 3 Mei di Inggris.

Bahkan, menurut Profesor Steven Riley dari Imperial College mengatakan, varian ini tidak jelas apakah lebih parah meski ia tetap memperingatkan bahwa varian ini cukup beresiko.

Meski pemerintah dan ilmuwan Inggris menyebut infeksi baru mulai meningkat beberapa minggu mendatang, namun jawaban masih kurang jelas apakah varian ini dapat menyebabkan peningkatan rawat inap atau kematian. Mengingat sebagian besar orang dianggap kurang rentan setelah menerima vaksinasi.

Selama beberapa minggu terakhir, India mengalami kenaikan kasus virus yang dahsyat. Kekhawatiran ini telah berkembang di seluruh dunia, hingga dianggap berpotensi merusak efektivitas vaksin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Virus Corona Afsel dan Inggris Kembali Ditemukan di Jawa Timur

Varian Virus Corona Afsel dan Inggris Kembali Ditemukan di Jawa Timur

News | Senin, 17 Mei 2021 | 14:00 WIB

Kasus COVID-19 Melonjak di 15 Provinsi Habis Idul Fitri

Kasus COVID-19 Melonjak di 15 Provinsi Habis Idul Fitri

Bekaci | Senin, 17 Mei 2021 | 13:58 WIB

Usai Positif Virus Corona, Anak 5 Tahun Ini Derita Penyakit Langka!

Usai Positif Virus Corona, Anak 5 Tahun Ini Derita Penyakit Langka!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×