Rekor Lagi! Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 4.529 Dalam Sehari

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 20 Mei 2021 | 13:42 WIB
Rekor Lagi!  Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 4.529 Dalam Sehari
Anggota keluarga Vijay Raju, yang meninggal karena penyakit virus corona (COVID-19), berduka sebelum kremasinya di tanah krematorium di desa Giddenahalli di pinggiran Bengaluru, India, Kamis (13/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Samuel Rajkumar/FOC/sa. [REUTERS/SAMUEL RAJKUMAR]

Suara.com - Tsunami pandemi Covid-19 di India nampaknya masih belum benar-benar mereda. India dikabarkan kembali mencetak rekok kematian harian akibat Covid-19 tertinggi.

Dilansir dari Metro UK, sebanyak 4.529 kematian terkait dengan virus itu dicatat dalam 24 jam terakhir. Membuat total kematian di negara itu menjadi 283.248, pada Rabu, (19/5/2021).

Lonjakan tersebut dikaitkan dengan penyebaran virus yang cepat melalui daerah pedesaan. Sementara daerah tersebut memiliki akses yang lemah ke perawatan kesehatan dan kurangnya kesadaran akan gejala.

Kesulitan pencatatan di pedesaan India yang luas berarti jumlah sebenarnya hampir pasti lebih tinggi. Murad Banaji, seorang matematikawan yang memodelkan kasus-kasus India, mengatakan gambaran nasional menyembunyikan apa yang terjadi di pedesaan India dan terus menjadi tidak terlihat.

Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]
Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]

Sebuah kelompok kesadaran kesehatan yang berbasis di Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di negara itu, mengatakan banyak orang di daerah pedesaan sekarat dengan gejala parah bahkan sebelum diuji.

Raja Bhaiya, juru bicara organisasi nirlaba Vidya Dham Samiti, mengatakan, penduduk desa sering mengabaikan demam dan sakit badan. Sebelum kerabat dapat memahami apa yang terjadi, pasien tersebut meninggal.

"Satu-satunya kesaksian kematian di desa adalah tangisan perempuan dan anak-anak, dan tangisan ini sangat sering terjadi sekarang," kata dia.

Ribuan jenazah yang dihanyutkan dari sungai Gangga dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan menjadi korban Covid dari desa-desa di mana orang tidak mampu untuk mengkremasi mereka sesuai dengan adat Hindu.

Krematorium di beberapa daerah dikatakan sudah mulai kehabisan kayu. Korban tewas India memecahkan rekor yang dibuat oleh AS pada 12 Januari, ketika 4.475 orang tercatat meninggal dengan Covid.

baca juga

Amerika masih menderita jumlah kematian yang jauh lebih tinggi dengan 587.000. Kementerian kesehatan India juga melaporkan 267.334 infeksi baru dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 25 juta.

Para ahli percaya kasus harian akhirnya mulai turun secara konsisten, meskipun kematian dan rawat inap masih dalam tren yang meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Meningkat, DPRK Rekomendasikan Bupati Copot Kadis Kesehatan

Kasus Covid-19 Meningkat, DPRK Rekomendasikan Bupati Copot Kadis Kesehatan

Sumut | Kamis, 20 Mei 2021 | 12:46 WIB

Murid Belum Pernah Bertemu Guru, Ini Langkah Disdikbud Balikpapan

Murid Belum Pernah Bertemu Guru, Ini Langkah Disdikbud Balikpapan

Kaltim | Kamis, 20 Mei 2021 | 13:02 WIB

Jangan Abaikan, 3 Gejala Ini Pertanda Virus Corona Covid-19 Kian Memburuk!

Jangan Abaikan, 3 Gejala Ini Pertanda Virus Corona Covid-19 Kian Memburuk!

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×