Makan Buah dan Sayuran Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 04 Juni 2021 | 12:27 WIB
Makan Buah dan Sayuran Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Buah dan sayuran (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan konsumsi dua porsi buah segar setiap hari bisa membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga lebih dari sepertiga.

Tapi, penelitian ini mengungkapkan bahwa tidak semua buah memiliki manfaat yang sama. Makan buah segar secara utuh juga tidak akan memberikan manfaat yang sama dengan cara minum jus buah.

Studi oleh Edith Cowan University (ECU) yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Endocrinology and Metabolism, menemukan bahwa orang yang makan setidaknya dua porsi buah per hari memiliki ukuran sensitivitas insulin yang lebih tinggi daripada mereka yang makan kurang dari setengahnya.

Faktanya, data analisis dari 7.675 orang Australia dalam Studi AusDiab dari Baker Heart and Diabetes Institute, yang menilai asupan jus buah dan prevalensi diabetes setelah 5 tahun, menemukan orang yang makan setidaknya 2 porsi buah memiliki risiko 36 persen lebih kecil untuk mengembangkan diabetes.

Diabetes tipe 2 berarti tubuh tidak menggunakan insulin dengan benar. Dalam beberapa kasus, penderita bisa mengontrol kadar gula darah dengan mengonsumsi makanan sehat dan olahraga, tapi beberapa lainnya juga butuh obat atau insulin.

Ilustrasi diabetes tipe 2. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi diabetes tipe 2. [Dok.pixabay/stevepb]

Beberapa orang mungkin didiagnosis dengan pradiabetes sebelum mengembangkan diabetes tipe 2, tetapi pengobatan dan intervensi dini dapat membantu mengembalikan kadar gula darah ke kisaran normal.

Kehilangan 7 persen dari berat badan dan olahraga cukup 30 menit sehari selama 5 hari seminggu telah terbukti mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 58 persen.

Di antara makanan yang direkomendasikan oleh Asosiasi Diabetes Amerika untuk menjaga pola makan sehat adalah buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak dan protein nabati. Jangan lupa kurangi asupan gula tambahan, dan makanan olahan.

Organisasi tersebut menjelaskan bahwa buah-buahan dianggap sebagai makanan karbohidrat, karena penuh dengan vitamin, mineral dan serat seperti sayuran.

Dr Nicola Bondonno, penulis utama studi tersebut, mengatakan manfaat tambahan dari buah-buahan dan sayuran bisa berdampak pada aktivitas insulin dalam tubuh.

"Selain kaya akan vitamin dan mineral, buah-buahan merupakan sumber fitokimia yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan serat yang membantu mengatur pelepasan gula ke dalam darah, serta membantu orang merasa kenyang lebih lama," kata Dr Nicola Bondonno dikutip dari Fox News.

Selain itu, kebanyakan buah memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti kandungan gula dalam buah mudah dicerna dan diserap ke dalam tubuh lebih lambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Kulit Buah Kopi Bisa Atasi Diabetes dan Kanker

Ternyata Kulit Buah Kopi Bisa Atasi Diabetes dan Kanker

Bogor | Kamis, 03 Juni 2021 | 11:34 WIB

Tidak Hanya Paru-Paru, Virus Corona dapat Masuk ke Pankreas dan Memperburuk Diabetes!

Tidak Hanya Paru-Paru, Virus Corona dapat Masuk ke Pankreas dan Memperburuk Diabetes!

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:02 WIB

Apakah Kaki Sering Terasa Dingin atau Panas? Hati-Hati Tanda Diabetes Tipe 2!

Apakah Kaki Sering Terasa Dingin atau Panas? Hati-Hati Tanda Diabetes Tipe 2!

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB