Khusus Penderita Virus Corona Covid-19, Hindari 3 Latihan Pernapasan Ini

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 04 Juni 2021 | 11:32 WIB
Khusus Penderita Virus Corona Covid-19, Hindari 3 Latihan Pernapasan Ini
Ilustrasi latihan pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit menular yang menyerang saluran pernapasan. Karena itu, semua orang perlu memperkuat sistem pernapasan untuk mengurangi risiko infeksi dan tingkat keparahan infeksi.

Karena virus corona adalah penyakit sistem pernapasan yang merusak jantingan paru-paru, menyebabkan sesak napas dan pembentukan lendir.

Maka, latihan pernapasan sebelum dan sesuai terinfeksi virus corona bisa membantu membersihkan saluran udara dan meningkatkan kapasitas paru-paru.

Meskipun ada beberapa jenis latihan pernapasan yang bisa Anda lakukan setelah pulih dari infeksi virus corona, tapi ada pula latihan pernapasan yang harusnya dihindari.

Sebab, latihan pernapasan tertentu bisa memberi terlalu banyak tekanan pada saluran pernapasan dan Anda mungkin akan mengalami sesak selama masa infeksi atau fase pemulihan.

Berikut ini dilansir dari Times of India, 3 jenis latihan pernapasan yang sebaiknya dihindari ketika dan sesuai terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

1. Kapalbhati Pranayama

Latihan pernapasan jenis ini menghasilkan panas dalam tubuh yang membantu membuang racun dan limbah. Latihan ini bisa meningkatkan metabolisme, fungsi hati dan ginjal.

Tapi, latihan pernapasan ini semacam Teknik pernapasan tingkat lanjut yang memberi banyak tekanan pada organ dalam.

baca juga

Maka, latihan ini tidak dianjurkan bagi orang yang menderita asma, masalah jantung atau masalah pernapasan.

Jika Anda latihan pernapasan ini ketika terinfeksi virus corona Covid-19 dengan gejala parah, Anda mungkin saja mengalami pusing dan sesak napas. Bahkan orang dengan tekanan darah tinggi juga harus menghindari latihan ini.

2. Moorcha Pranayama

Latihan pernapasan jenis ini dilakukan dengan cara seseorang bernapas perlahan dan menahannya untuk waktu yang cukup lama.

Moorchha Pranayama adalah teknik pernapasan tingkat lanjut lainnya yang menciptakan pingsan atau sedang melayang.

Latihan pernapasan ini memberikan perasaan euforia, tetapi tidak cocok untuk semua orang. Pasien virus corona Covid-19 dianjurkan tidak melakukan pernapasan ini, karena menahan napas bisa menyebabkan pusing dan memberi tekanan pada paru-paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, WHO Tegaskan Virus Corona Penyebab Covid-19 Bukan Buatan Manusia

Lagi, WHO Tegaskan Virus Corona Penyebab Covid-19 Bukan Buatan Manusia

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 07:51 WIB

Tak Suka Makan Sayur Pahit Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona, Kok Bisa?

Tak Suka Makan Sayur Pahit Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona, Kok Bisa?

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 10:17 WIB

Virus Corona Diduga Pengaruhi Siklus Menstruasi, Begini Kata Dokter Kandungan

Virus Corona Diduga Pengaruhi Siklus Menstruasi, Begini Kata Dokter Kandungan

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 09:38 WIB

Terkini

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

×