Tak Cukup Protokol Kesehatan, Ini yang Mesti Diperhatikan Saat Sekolah Dibuka

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 04 Juni 2021 | 20:02 WIB
Tak Cukup Protokol Kesehatan, Ini yang Mesti Diperhatikan Saat Sekolah Dibuka
Sejumlah siswa mengikuti upacara pembukaan proses belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (24/5/2021). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Suara.com - Sekolah tatap muka rencananya akan segera diberlakukan. Oleh sebab itu, penting untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama di sekolah. 

Hal itu diungkap oleh Ketua Departemen Pendidikan Kedokteran Fakultas Universitas Indonesia dr. Ardi Findyartini.

“Ada aspek lain yang perlu diperhatikan terkait Sekolah Tatap Muka, yakni kebutuhan sarana dan pra sarana,” ungkapnya pada acara FKUI Peduli Covid-19, Jumat (4/6/2021).

Selain itu, ia mengatakan bahwa butuh dukungan lainnya untuk melancarkan proses belajar mengajar.  Pada kesempatan yang sama, menurut Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Paru Prof. dr. Menaldi Rasmin, jika tidak ada pengawasan yang ketat anak bisa saja tertular virus Covid-19 di sekolah.

Sejumlah siswa mengikuti upacara pembukaan proses belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (24/5/2021).  ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Sejumlah siswa mengikuti upacara pembukaan proses belajar tatap muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (24/5/2021). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

“Kalau mau dilakukan sekolah tatap muka, perlu pengaturan yang ketat. Terutama bagi anak TK, SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi,” lanjtunya.

Kata Menaldi Rasmin, terkait adanya mutasi varian baru Covid-19 juga perlu dipertimbangkan jika ingin dibukanya kembali sekolah tatap muka.

“Saat ini kita masih belum tahu seberapa besar penularan terhadap mutasi virus baru. Dan ini yang perlu dipertimbangkan jika ingin dibukanya sekolah tatap muka,” pungkasnya.

Sementara itu, seperti dilansir dari ANTARA,  Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai Pembelajaran Tatap Muka terbatas sulit dipaksakan secara serentak dikarenakan lambatnya vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

P2G sangat memahami ancaman "learning loss", meningkatnya angka putus sekolah, dan angka perkawinan usia sekolah di beberapa daerah sebagai dampak pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama hampir 1,5 tahun yang belum efektif, yang akan berdampak panjang,

baca juga

"Bahkan sangat berpotensi mengancam bonus demografi Indonesia, sebab ini menyangkut kualitas SDM Indonesia sekarang dan nanti,” ujar Koordinator Nasional P2G, Satriawan Salim di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan ada faktor risiko sangat besar, jika sekolah dipaksa dibuka serentak pertengahan Juli 2021 nanti. Mengingat angka COVID-19 di Tanah Air yang tinggi dan munculnya COVID-19 varian baru, serta angka positif yang berada diatas 10 persen di banyak daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capaian Vaksinasi di Solo Lebihi Target, Gibran Ogah Kecolongan

Capaian Vaksinasi di Solo Lebihi Target, Gibran Ogah Kecolongan

Surakarta | Jum'at, 04 Juni 2021 | 19:40 WIB

Anosmia pada Pasien Covid-19, Bisakah Dicegah?

Anosmia pada Pasien Covid-19, Bisakah Dicegah?

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 18:54 WIB

36 Warga Lamongan Positif Covid-19 Usai Pesta Pernikahan, Dua Warga Lainnya Meninggal

36 Warga Lamongan Positif Covid-19 Usai Pesta Pernikahan, Dua Warga Lainnya Meninggal

Jatim | Jum'at, 04 Juni 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

×