Sering Tidak Lapar Saat Pagi Hari, Awas Bisa Jadi Masalah Serius

Bimo Aria Fundrika, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 26 Juni 2021 | 09:30 WIB
Sering Tidak Lapar Saat Pagi Hari, Awas Bisa Jadi Masalah Serius
Ilustrasi sarapan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang pasti pernah mendengar bahwa sarapan adalah makanan terpenting dalam sehari. Tidak hanya baik untuk memberikan energi dan nutrisi, sarapan juga bisa membantu memaksimalkan performa selama satu hari.

Namun, tidak sedikit orang memilih untuk melewatkan waktu sarapan berbagai alasan. Salah satunya adalah mereka tidak merasa lapar saat pagi hari. 

Dilansir melalui Healthline, meskipun dalam beberapa kasus, merasa kenyang di pagi hari bisa menjadi pertanda masalah serius. Tapi kemungkinan besar itu normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Berikut adalah 6 kemungkinan alasan mengapa Anda tidak merasa lapar di pagi hari.

1. Makan malam besar atau camilan larut malam

Makan malam. (Shutterstock)

Salah satu alasan utama mengapa Anda tidak merasa lapar saat bangun tidur adalah karena Anda makan malam atau camilan dalam jumlah besar pada malam sebelumnya. Ini mungkin benar terutama jika Anda makan makanan tinggi lemak atau protein. Makronutrien ini dapat memperlambat pengosongan perut dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama — bahkan hingga keesokan paginya. 

Protein, khususnya, juga dapat secara signifikan mengubah kadar hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan Anda, termasuk ghrelin, glukagon-like peptide-1, peptide YY, dan cholecystokinin.

Demikian pula, makanan berlemak tinggi dapat mengubah kadar hormon tertentu yang terkait dengan nafsu makan dan perasaan kenyang, yang menyebabkan rasa lapar berkurang. 

Jika Anda lebih suka menikmati makan malam besar dan melewatkan atau menunda sarapan keesokan paginya, itu tidak masalah – selama Anda memastikan mendapatkan nutrisi dan hidrasi yang Anda butuhkan sepanjang hari.

2. Tingkat hormon Anda berubah dalam semalam

baca juga

Semalam dan saat tidur, kadar beberapa hormon dalam tubuh Anda berfluktuasi. Ini bisa mengubah nafsu makan Anda. Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa kadar epinefrin, juga dikenal sebagai adrenalin, cenderung lebih tinggi di pagi hari. 

Diyakini bahwa hormon ini menekan nafsu makan dengan memperlambat laju pengosongan perut dan meningkatkan pemecahan karbohidrat yang disimpan di hati dan otot untuk mengisi bahan bakar tubuh Anda. 

Terlebih lagi, satu penelitian mengamati bahwa kadar ghrelin, hormon rasa lapar, lebih rendah di pagi hari daripada malam sebelumnya. Ini juga bisa menjelaskan mengapa Anda merasa kurang lapar saat bangun.

Terakhir, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar leptin, hormon yang meningkatkan perasaan kenyang, mungkin juga lebih tinggi di pagi hari. Namun, penelitian menunjukkan hasil yang beragam.

Perhatikan bahwa fluktuasi hormon harian ini sangat alami dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika Anda mengalami perubahan mendadak atau ekstrim dalam rasa lapar atau nafsu makan, pertimbangkan untuk berbicara dengan profesional kesehatan.

3. Anda merasa cemas atau depresi

Kecemasan dan depresi dapat secara signifikan memengaruhi tingkat rasa lapar Anda. Selain gejala seperti gangguan tidur, kelelahan, dan kehilangan minat, depresi dapat menyebabkan perubahan nafsu makan.

Sementara itu, kecemasan dapat meningkatkan kadar hormon stres tertentu yang mengurangi nafsu makan. Namun, kecemasan dan depresi mempengaruhi orang secara berbeda. Beberapa penelitian menemukan bahwa kondisi ini malah terkait dengan peningkatan nafsu makan dan asupan makanan bagi sebagian orang. 

Jika Anda mengalami kecemasan atau depresi dan menduga bahwa hal itu mungkin memengaruhi nafsu makan Anda atau aspek lain dari kesehatan Anda, bicarakan dengan profesional kesehatan untuk menentukan perawatan terbaik untuk Anda.

4. Sedang hamil

Morning sickness adalah masalah umum yang ditandai dengan mual dan muntah. Ini mempengaruhi sekitar 80 persen orang selama kehamilan. 

Meskipun mual di pagi hari dapat memengaruhi Anda kapan saja, itu sering terjadi di pagi hari - itulah namanya. Dalam kebanyakan kasus, itu membaik atau menghilang setelah 14 minggu kehamilan.

Morning sickness dapat mengurangi nafsu makan. Faktanya, dalam satu penelitian pada 2.270 wanita hamil, 34% melaporkan makan lebih sedikit selama awal kehamilan. 

Selain mual di pagi hari, kehamilan dapat menyebabkan gejala pengurang rasa lapar lainnya seperti gangguan pencernaan, kembung, dan pengosongan lambung yang tertunda. 

Tetap terhidrasi, tetap makan dalam porsi kecil, mencoba resep tertentu, banyak tidur, dan menjaga ventilasi rumah Anda dengan baik untuk menghindari aroma yang memicu mual adalah semua strategi yang dapat mengurangi gejala dan meningkatkan nafsu makan Anda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Terenyuh, Video Kakak Adik Saling Suap Makan, Berpelukan, dan Berdoa

Bikin Terenyuh, Video Kakak Adik Saling Suap Makan, Berpelukan, dan Berdoa

Sumsel | Kamis, 24 Juni 2021 | 19:10 WIB

El Rumi Makan Sate Bareng Mulan Jameela, Maia Estianty yang Dapat Pujian

El Rumi Makan Sate Bareng Mulan Jameela, Maia Estianty yang Dapat Pujian

Entertainment | Kamis, 24 Juni 2021 | 18:01 WIB

CEO Plus Ware Temukan Banyak Peralatan Makan Plastik di Indonesia Tak Aman Digunakan

CEO Plus Ware Temukan Banyak Peralatan Makan Plastik di Indonesia Tak Aman Digunakan

Bisnis | Kamis, 24 Juni 2021 | 15:15 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×