Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

CEO Plus Ware Temukan Banyak Peralatan Makan Plastik di Indonesia Tak Aman Digunakan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 24 Juni 2021 | 15:15 WIB
CEO Plus Ware Temukan Banyak Peralatan Makan Plastik di Indonesia Tak Aman Digunakan
Peralatan Makan Plastik. (Plus Ware)

Suara.com - Plus Ware tengah merambah bisnis perlengkapan rumah tangga yang terbuat dari bahan plastik. Perlengkapan rumah tangga plastik yang dibuat Plus Ware dipastikan keamananya.

CEO Plus Ware, Anton Surya mengatakan, semua orang punya peralatan makan yang dibuat dari bahan plastik, mangkok, piring, sendok-garpu, dan lain-lain. Namun, berapa banyak dari mereka yang sadar dan peduli akan keamanannya.

"Berawal dari hobi memasak dan hunting kuliner ke berbagai negara, saya mendapati kenyataan kalau banyak peralatan makan yang terbuat dari plastik di Indonesia tidak aman untuk digunakan," ujar Anton dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/6/2021).

Terutama pada produk-produk yang dihadirkan untuk segmen menengah ke bawah. Banyak produk yang bahkan diproduksi dengan memakai bahan plastik bekas. Produk seperti ini bisa mengancam kesehatan si pengguna dalam jangka panjang.

"Saya jarang melihat peralatan makan berbahan plastik yang aman. Kalaupun ada harganya mahal karena merupakan produk impor, itupun desainnya menurut saya rata-rata kurang menarik. Inilah yang kemudian menjadi alasan utama saya untuk menghadirkan Plus Ware ke pasar," tutur dia.

Plus Ware dikatakan Anton hadir ke pasar dengan standar yang jelas, aman untuk kesehatan, harga terjangkau, punya kekuatan dan desain yang lebih baik dari produk sekelasnya.

Semua diproduksi dengan material plastik yang eco friendly (bisa didaur ulang) dan khusus untuk produk peralatan makan, punya sertifikasi food grade, alias sangat aman digunakan.

"Semuanya juga 100 persen hasil produksi lokal. Bahan baku dan tenaga ahli lokal. Plus Ware bisa ikut membuktikan kalau kita sendiri, anak bangsa, mampu menghasilkan produk yang bahkan lebih baik dari produk impor," jelas Anton.

Plus Ware, tambah Anton, saat ini telah menghadirkan peralatan dan perlengkapan plastik untuk banyak kategori kebutuhan. Di kategori kebutuhan rumah tangga, ada peralatan makan dan dapur seperti sekian varian piring, gelas, mangkok, sendok, pisau, stirring, hanger, dan bin.

Di kategori lain, ada rupa-rupa produk packaging makanan untuk restoran/katering, kebutuhan pesta, piknik, dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggunaan Kantong Plastik Bakal Kena Cukai

Penggunaan Kantong Plastik Bakal Kena Cukai

Batam | Selasa, 22 Juni 2021 | 11:38 WIB

Paling Indah di Kalangan Idol K-Pop, Ahli Bedah Plastik Puji Bibir Jin BTS

Paling Indah di Kalangan Idol K-Pop, Ahli Bedah Plastik Puji Bibir Jin BTS

Lifestyle | Minggu, 20 Juni 2021 | 14:56 WIB

Sudah Habis Rp8,5 M demi Mirip Kim Kardashian, Wanita Ini Khawatir Efek Samping Oplas

Sudah Habis Rp8,5 M demi Mirip Kim Kardashian, Wanita Ini Khawatir Efek Samping Oplas

Lifestyle | Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:46 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB