Mudahkan Proses Skrining Covid-19, Peneliti Kembangkan Tes Swab via Ponsel

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 28 Juni 2021 | 11:12 WIB
Mudahkan Proses Skrining Covid-19, Peneliti Kembangkan Tes Swab via Ponsel
Ilustrasi ponsel atau smartphone [Shutterstock]

Suara.com - Deteksi dini dan pengobatan infeksi virus corona Covid-19 yang tepat waktu bisa menurunkan risiko komplikasi dan pasien bisa lebih cepat pulih. Karena itu, para ilmuwan telah menemukan metode baru untuk menguji keberadaan virus dengan mengambil swab dari smartphone seseorang.

Dalam penelitian baru ini, sampel virus corona tidak diambil dari hidung atau tenggorokan seseorang, seperti yang biasanya dilakukan pada tes RT-PCR dan Rapid Antigen.

Sampel virus corona kali ini diambil dari layar ponsel para sukarelawan. Metode Phone Screen Testing (PoST) yang baru ditemukan adalah non-invasif, lebih murah, dan sama akuratnya dengan metode lain untuk mendeteksi keberadaan virus corona dalam sistem pernapasan seseorang.

Berkali-kali dilansir dari Times of India, beberapa penelitian telah menyoroti bahwa smartphone bisa menyimpan jutaan virus dan bakteri. Saat seseorang membawa ponselnya ke kamar mandi atau toilet, menyentuh dengan tangan kotor dan meletakkan di permukaan yang kurang bersih, sudah pasti banyak patogen yang menempel di ponsel.

Jika kita memegang kembali ponsel lalu menyentuh mulut, hidung atau mata. maka mikroorganisme yang tak terlihat pada ponsel bisa berpindah masuk ke dalam tubuh kita.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Seperti yang kita tahu, virus corona Covid-19 dari orang yang batuk dan bersih bisa menempel di permukaan sekitarnya. Karena itu, kita perlu hati-hati dengan patogen virus corona yang menempel pada ponsel.

Cara kerja

Dalam metode pengujian ini, sampel dikumpulkan dari layar ponsel dengan cara swab seperti yang digunakan untuk pengambilan sampel nasofaring.

Kemudian, para peneliti memasukkan sampel yang telah di-swab itu ke dalam larutan air garam dan melakukan tes PCR seperti biasanya. Tim yang dipimpin oleh peneliti University College London melakukan tes ini pada 540 ponsel milik para sukarelawan.

baca juga

Selama uji coba tes swab pada ponsel, para pemilik ponsel juga melakukan swab untuk menjalani tes PCR normal dan PoST. Tes dilakukan di laboratorium yang berbeda oleh tim independen. Selain itu, para sukarelawan juga tidak diberitahu tentang hasil pengujian.

Di akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa tes swab pada ponsel ini mampu mendeteksi 81,3 persen hingga 100 persen orang dengan virus corona yang memiliki viral load tertinggi.

Sekitar 51 orang dinyatakan positif virus corona Covid-19 dalam tes RT-PCR dan 15 memiliki nilai CT rendah. Orang-orang ini juga dinyatakan positif dalam tes swab pada ponselnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua IDI: Penularan Virus Corona Varian Delta 10 Kali Lebih Cepat

Ketua IDI: Penularan Virus Corona Varian Delta 10 Kali Lebih Cepat

News | Minggu, 27 Juni 2021 | 05:20 WIB

Virus Corona Varian Delta Lebih Menular, Begini 3 Cara Melindungi Tubuh!

Virus Corona Varian Delta Lebih Menular, Begini 3 Cara Melindungi Tubuh!

Health | Sabtu, 26 Juni 2021 | 16:10 WIB

Temuan Baru, WHO Sebut Virus Corona Varian Lambda Punya Banyak Mutasi

Temuan Baru, WHO Sebut Virus Corona Varian Lambda Punya Banyak Mutasi

Health | Minggu, 27 Juni 2021 | 09:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×