Kasus Covid-19 RI Tembus 34 Ribu, Epidemiolog: Sudah Dipredikasi dari Awal Tahun

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 07 Juli 2021 | 19:25 WIB
Kasus Covid-19 RI Tembus 34 Ribu, Epidemiolog: Sudah Dipredikasi dari Awal Tahun
Pasien COVID-19 memakai alat bantu oksigen menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kasus harian Covid-19 di Indonesia kembali mencatat rekor baru. Dalam satu hari, tercatat ada lebih dari 34 ribu kasus baru, dan lebih dari 1000 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Kondisi ini membuat khawatir sejumlah pihak. Menanggapi hal tersebut, Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan bahwa situasi yang terjadi di Indonesia saat ini sudah diprediksi sejak awal tahun 2021.

"Ini sesuatu yang sudah diprediksi, bahkan pada Januari sudah saya sampaikan, bahwa 6 bulan kedepan kita akan mengalami masa puncak," ujar Dicky kepada Suara.com, Rabu, (7/7/2021).

Dicky mengatakan bahwa situasi yang terjadi hari ini merupakan akumulasi kasus yang tidak terdeteksi selama satu tahun lalu. Bahkan, menurut Dicky angka yang tercatat hari ini masih di bawah prediksi.

Spanduk melawan COVID-19 terpasang di salah satu sudut di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Spanduk melawan COVID-19 terpasang di salah satu sudut di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Puncaknya sebelum akhir Juli bahkan bisa maju sedikit. Bahkan 34 ribu itu bisa dibilang kita sudah lebih dari itu.

"Dengan 1000 kematian dan angka reproduksi 1,1, infection rate 0,51 persen, setidaknya dua atau tiga minggu lalu 127 ribu kasus. Sekarang sudah lebih dari 100 ribu."

Menurut Dicky angka 34 ribu lebih banyak berasal dari fasilitas kesehatan, dan itu hanya 20 persen yang terdeteksi dari jumlah angka sebenarnya.

"Angka sebenarnya 5 kali dari itu, jadi tidak usah kaget, karena ini sudah diprediksi jauh dan akan mengalami peningkatan kasus, setidaknya sebelum akhir Juli kita akan mengalami puncaknya," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Covid-19 Indonesia Rabu 7 Juli 2021, Jakarta Masih Teratas

Update Kasus Covid-19 Indonesia Rabu 7 Juli 2021, Jakarta Masih Teratas

Sulsel | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:28 WIB

Fadli Zon Semprot Luhut Soal TKA China Masuk Indonesia: Ini Contoh Arogansi Kekuasaan

Fadli Zon Semprot Luhut Soal TKA China Masuk Indonesia: Ini Contoh Arogansi Kekuasaan

Banten | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:26 WIB

PPKM Darurat, Pakar UGM Soroti Penyemprotan Disinfektan hingga Penyekatan Jalan

PPKM Darurat, Pakar UGM Soroti Penyemprotan Disinfektan hingga Penyekatan Jalan

Jogja | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×