Awas! Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Sering Jadi Incaran Gigit Nyamuk

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 13:25 WIB
Awas! Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Sering Jadi Incaran Gigit Nyamuk
Ilustrasi nyamuk (Freepik/jcomp)

Suara.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19, sejumlah masyarakat juga menghadapi masalah kesehatan lainnya, yakni Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit satu ini disebabkan oleh nyamuk aides aedes aegypti. Tapi, tahukah bahwa ternyata nyamuk sendiri tidak asal gigit?

Nyamuk konon hanya mengigit orang tertentu. Dilansir melalui News18, ada faktor-faktor tertentu yang berkontribusi terhadap efek ini.

Dalam satu studi terkontrol oleh Journal of Medical Entomology, serangga itu mendarat pada orang dengan golongan darah O hampir dua kali lebih sering daripada mereka yang bergolongan darah A.

Para peneliti mencatat ini ada hubungannya dengan sekresi yang kita hasilkan.

Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)
Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)

Profesor entomologi di University of Florida, Jonathan F. Day mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut perlu dilakukan pada preferensi potensial nyamuk untuk golongan darah tertentu daripada yang lain.

Namun, dia setuju bahwa nyamuk menangkap beberapa isyarat yang kita berikan yang membuat serangga lebih mungkin untuk mendarat pada orang-orang tertentu.

"Isyarat-isyarat ini memberi tahu mereka bahwa mereka akan pergi ke sumber darah," kata Day.

Nyamuk juga memiliki kualitas lain yang membantu mereka menangkap isyarat sekunder.

"Nyamuk memiliki penglihatan yang sangat baik, tetapi mereka terbang dekat ke tanah untuk menghindari angin," kata Day.

Nyamuk juga menerima "isyarat taktil" setelah mendarat di Anda.

"Panas tubuh adalah isyarat sentuhan yang sangat penting," kata Day.

“Itu ikut bermain dengan perbedaan genetik atau perbedaan fisiologis. Beberapa orang cenderung berlari sedikit lebih hangat — ketika mereka mendarat, mereka mencari tempat di mana darah dekat dengan kulit.”

Itu berarti mereka yang suhunya sedikit lebih tinggi lebih mungkin terkena gigitan.

Gaya hidup atau faktor kesehatan lainnya mungkin juga berperan, kata Melissa Piliang, dokter kulit di Cleveland Clinic.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Zika dari Nyamuk Menjangkit India, Begini Gejala dan Bahayanya!

Virus Zika dari Nyamuk Menjangkit India, Begini Gejala dan Bahayanya!

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 10:18 WIB

Waspada, Perubahan Iklim Berpotensi Tingkatkan Risiko Malaria dan DBD

Waspada, Perubahan Iklim Berpotensi Tingkatkan Risiko Malaria dan DBD

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:03 WIB

Kota Bekasi Jadi Daerah dengan Kasus DBD Tertinggi Sepanjang 2021

Kota Bekasi Jadi Daerah dengan Kasus DBD Tertinggi Sepanjang 2021

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB