Temuan Baru, Vaksin Covid-19 mRNA Justru Efektif pada Pasien Sirosis

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 15 Juli 2021 | 09:10 WIB
Temuan Baru, Vaksin Covid-19 mRNA Justru Efektif pada Pasien Sirosis
Ilustrasi vaksin. [Suara/ B. Rahmat]

Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan vaksin Covid-19 mRNA nampaknya bekerja baik pada penderita sirosis. Seorang veteran AS yang menderita sirosis atau kerusakan hari juga telah menerima suntikan vaksin mRNA.

Hasilnya vaksin Covid-19 mRNA ini memberikan tingkat perlindungan yang tinggi terhadap risiko rawat inap dan kematian akibat virus corona Covid-19 pada penderita sirosis.

Temuan itu muncul ketika otoritas kesehatan federal (FDA) mengatakan ada dua kelompok orang yang menjadi perhatian terkait dengan potensi penggunaan suntikan penguat vaksin Covid-19.

Kelompok orang yang menjadi perhatian itu termasuk orang usia 75 tahun ke atas dan memiliki sistem kekebalan lemah atau gangguan kekebalan.

Para peneliti mencatat bahwa pasien sirosis memiliki disregulasi kekebalan yang berhubungan dengan hyporesponsiveness vaksin mRNA.

"Penelitian yang sedang berlangsung oleh FDA dan panel CDC ini bekerja untuk menentukan apakah, kapan dan untuk siapa suntikan penguat vaksin Covid-19 diperlukan," jelas FDA dikutip dari Fox News.

Ilustrasi vaksin COVID-19, vaksin mRNA, vaksin Pfizer (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19, vaksin mRNA, vaksin Pfizer (pixabay)

Namun, sekarang ini FDA dan CDC mengatakan orang Amerika yang sudah suntik vaksin Covid-19 lengkap tidak membutuhkan suntikan penguat atau suntikan ketiga vaksin Covid-19.

Para peneliti yang berafiliasi dengan Pusat Medis Bruce W Carter VA di Miami menerbitkan temuannya di JAMA Internal Medicine, yang telah melibatkan 20.037 veteran AS dengan sirosis dan sudah menerima setidaknya satu kali suntikan vaksin Covid-19.

Para peneliti menggunakan data nasional dari kohort Veterans Outcomes and Costs Associated with Liver disease (VOCAL) untuk melakukan penelitian.

baca juga

Hasilnya, vaksin Pfizer dan Moderna bisa menurunkan risiko pasien terinfeksi virus corona Covid-19 sebesar 64,8 persen dan menurunkan risiko rawat inap atau kematian terkait virus corona Covid-19 100 persen setelah 18 hari.

Namun, mereka dengan fungsi hati yang lebih buruk atau sirosis dekompensasi memiliki perlindungan yang lebih rendah terhadap infeksi virus corona Covid-19 dibandingkan dengan pasien dengan sirosis kompensasi atau orang tanpa gejala yang masing-masing 50,3 persen dan 66,8 persen.

Sedangkan, perlindungan terhadap infeksi virus corona Covid-19 menjadi 78,6 persen meskipun dosis kedua vaksin Covid-19 ini telah ditingkatkan.

Para peneliti menyimpulkan kesenjangan pengetahuan yang signifikan berkaitan dengan tingkat kemanjuran vaksin Covid-19 pada pasien sirosis, terutama orang yang menderita penyakit dekompensasi.

Perlu dipahami bahwa pasien sirosis yang vaksinasi maupun tidak akan menghadapi jumlah infeksi virus corona Covid-19 yang sama dalam 28 hari setelah suntikan pertama, meskipun manfaat dari vaksinasi dilaporkan setelah 28 hari.

Adapun pasien sirosis yang terlibat dalam penelitian ini rata-rata berusia sekitar 69 tahun , yang mana 97 persennya laki-laki dan 60 persen berkulit putih.

“Studi kohort dari veteran AS ini menemukan bahwa pemberian vaksin mRNA berkaitan dengan risiko penurunan infeksi virus corona Covid-19 yang tertunda. Tapi, vaksin ini bisa menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat Covid-19 yang cukup signifikan pada pasien sirosis," jelasnya.

Penulis penelitian mengatakan bahwa sementara pasien sirosis menginduksi respons terbatas terhadap vaksin Covid-19 lain dan sudah terbukti bahwa vaksin mRNA lebih membantu menurunkan risiko infeksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga, Ini Pernyataan CDC Amerika Serikat

Soal Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga, Ini Pernyataan CDC Amerika Serikat

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 17:47 WIB

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Bikin Para Ahli Ragu, Efek Sampingnya Lebih Parah?

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Bikin Para Ahli Ragu, Efek Sampingnya Lebih Parah?

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 08:02 WIB

Pola Makan Sehat Lindungi Tubuh dari Virus Corona Covid-19, Ini Daftar Menunya

Pola Makan Sehat Lindungi Tubuh dari Virus Corona Covid-19, Ini Daftar Menunya

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 07:36 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×