FDA Ungkap 4 Efek Samping Suntikan Vaksin Pfizer, Mengkhawatirkan!

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 15 Juli 2021 | 08:25 WIB
FDA Ungkap 4 Efek Samping Suntikan Vaksin Pfizer, Mengkhawatirkan!
Ilustrasi vaksin pfizer, vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Pengawas obat terus memantau efek sampi vaksin Covid-19 ketika digunakan pada populasi yang berbeda, seperti vaksin Pfizer. FDA telah mengaitkan suntikan vaksin Pfizer dengan 4 komplikasi.

FDA mengatakan 4 komplikasi tersebut mungkin bukan terkait masalah keamanan vaksin Pfizer. Sedangkan, metode penyaringan juga tidak bisa menentapkan yang membuat vaksin Pfizer menyebabkan AEI.

Adverse event of interest (AEI) adalah sebutan formal yang diterapkan FDA untuk kejadian yang menjadi perhatian. Secara rutin, FDA menggunakan metode skrining untuk memantau keamanan vaksin Covid-19 dan mengevaluasi ARI terkait vaksin Covid-19 tersebut.

Salah satu metode ini mendeteksi 4 AEI potensial dalam database klaim perawatan kesehatan Medicare dari orang berusia 65 tahun ke atas yang telah menerima vaksin Pfizer/BioNTech.

Dilansir dari Express, adapun 4 potensial AEI terkait vaksin Pfizer, antara lain:

Ilustrasi Vaksin pfizer. [Pixabay/PhotoLizM]
Ilustrasi Vaksin pfizer. [Pixabay/PhotoLizM]
  1. Emboli paru, ketika pembuluh darah tersumbat di paru-paru
  2. Infark miokrad akut atau serangan jantung
  3. Trombositopenia imun atau gangguan darah
  4. Koagulasi intravascular diseminata, ketika gumpalan darah terbentuk di seluruh tubuh

Tapi, FDA mencatat bahwa metode skrining ini belum bisa mengidentifikasi AEI setelah vaksinasi pada orang usia 65 tahun ke atas, yang menerima suntikan kedua vaksin Covid-19.

Otoritas obat menekankan bahwa perkembangan itu tidak perlu dikhawatirkan. FDA mengatakan bahwa studi ini cukup transparansi. tetapi tidak ada alasan untuk mengkhawatirkannya.

Ada penjelasan alternatif untuk temuan tersebut. FDA memasukkan fakta bahwa vaksin Pfizer diberikan kepada banyak orang yang berisiko tinggi dan lebih tua serta memiliki penyakit penyerta.

Komorbiditas berarti lebih dari satu penyakit atau penyakit yang terjadi pada satu orang pada waktu yang sama. FDA terus memantau keamanan vaksin Covid-19 dan akan menyelidiki lebih lanjut temuan ini dengan melakukan studi epidemiologi yang lebih ketat.

baca juga

Meski begitu, FDA sangat percaya bahwa manfaat yang diberikan vaksin Covid-19 akan jauh leih besar daripada efek potensialnya. Jadi, semua orang tak perlu menunda suntik vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlukah Kita Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga? Ini Penjelasannya

Perlukah Kita Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga? Ini Penjelasannya

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:15 WIB

Terinfeksi Corona Usai Dosis Pertama, Perlukah Lanjut Vaksin Covid-19 Dosis Kedua?

Terinfeksi Corona Usai Dosis Pertama, Perlukah Lanjut Vaksin Covid-19 Dosis Kedua?

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:56 WIB

5 Manfaat Air Kelapa yang Jarang Diketahui Orang

5 Manfaat Air Kelapa yang Jarang Diketahui Orang

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:42 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×