Kasus Covid-19 Indonesia Tak Terkendali, Mungkinkah Muncul Virus Corona Varian Indonesia?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 15 Juli 2021 | 18:25 WIB
Kasus Covid-19 Indonesia Tak Terkendali, Mungkinkah Muncul Virus Corona Varian Indonesia?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Hingga kini lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Kondisi itu memicu kekhawatiran munculnya virus corona varian Indonesia.

Lantas bagaimana penjelasannya? Sebagai mikroorganisme virus memang dikenal mampu berkembangbiak ketika sedang menghuni sel inang. Begitu pula yang terjadi pada virus Corona SARS Cov-2, penyeban infeksi Covid-19. 

Perkembangbiakan virus tersebut yang berpotensi terjadinya mutasi hingga memunculkan berbagai jenis varian. Terkait Coronavirus SARS Cov-2, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah merilis empat varian yang disebut mengkhawatirkan.

Mereka ialah Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris, Beta dari Afrika Selatan, Delta dari India, dan Gamma dari Brasil juga Jepang.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Epidemiolog dr. Tonang Dwi Ardyanto. Sp.PK., menjelaskan, berbagai varian itu muncul akibat adanya kesalahan dalam proses replikasi atau berkembangbiaknya virus ketika masih menghuni tubuh manusia.

"Jadi sebetulnya virus itu selalu beresiko untuk bermutasi. Mutasi itu sebetulnya sudah 4000-5000, tetapi hampir semua hanya merupakan suatu kesalahan dalam proses replikasi. Virus memunculkan suatu mutasi baru tapi karena dia tidak sanggup hidup, karena tidak sesuai dengan situasi lingkungannya, maka dia mati jadi variannya selesai," jelasnya ketika digmhubungi suara.com, Kamis (15/7/2021).

Namun dengan kondisi lonjakan kasus positif yang terjadi di Indonesia saat ini dan menyebabkan virus mendapat lebih banyak sel inang dalam tubuh manusia, mungkinkah akan menimbulkan adanya virus corona varian Indonesia?

Menurut dokter Tonang belum tentu. Hanya sebangian kecil virus dengan varian baru yang bisa bertahan dengan kondisi tempatnya bermutasi.

"Apakah dengan lonjakan hari ini bisa menyebabkan varian baru, menurut saya bukan seperti itu. Varian itu justru akan muncul kalau kita, banyak orang yang belum tervaksinasi lalu tertular. Itu memberikan peluang kepada virus untuk bermutasi. Tapi untuk saat ini kita belum berpikir adanya varian baru," ucapnya.

baca juga

Ia mengingatkan, sebaiknya jangan terlalu terjebak dengan keberadaan varian virus. Sebab hal itu tidak menjadi faktor utama dari lonjakan kasus positif yang terjadi. 

"Menurut saya, faktor utama tetap pada protokol kesehatan. Karena mau apapun variannya selama protokol kesehatan kita jalan, variannya tidak akan kemana-mana dan tidak akan berkembang," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Percaya Covid-19 dan Lawan Petugas, Kades di Sragen Juga Sebut 'Enak Jaman PKI'

Tak Percaya Covid-19 dan Lawan Petugas, Kades di Sragen Juga Sebut 'Enak Jaman PKI'

Surakarta | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:25 WIB

Daftar Tempat Isi Ulang Oksigen di Bandung Raya

Daftar Tempat Isi Ulang Oksigen di Bandung Raya

Jabar | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:18 WIB

Waduh! Kasus Covid-19 di Kota Semarang Sudah Tembus 5.000 Orang

Waduh! Kasus Covid-19 di Kota Semarang Sudah Tembus 5.000 Orang

Jawa Tengah | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:15 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB