Peduli Pasien Skoliosis, Eka Hospital Kerjasama dengan Indonesia Scoliosis Community

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 19 Juli 2021 | 09:58 WIB
Peduli Pasien Skoliosis, Eka Hospital Kerjasama dengan Indonesia Scoliosis Community
“Help, Anakku Skoliosis”, diselenggarakan pada Sabtu (17/7/2021). (Dok: Eka Hospital)

Suara.com - Dalam rangka memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan pada pusat unggulan Orthopedic Center, Eka Hospital mengadakan kerjasama dengan Indonesia Scoliosis Community atau ISC melalui webinar. Webinar yang bertema “Help, Anakku Skoliosis”, diselenggarakan pada Sabtu (17/7/2021).

Erwin Suyanto, Head of Marketing Corporate Eka Hospital menjelaskan, “Dalam upaya kami untuk selalu mengedepankan layanan yang dekat dan hangat bagi setiap pasien, Eka Hospital sangat menyambut positif kegiatan dengan berbagai komunitas. Melalui webinar bersama para penyandang skoliosis ini, kami berharap pasien dapat saling menguatkan dan berbagi kisah inspiratif mereka saat pengobatan. Selain itu, saat ini Eka Hospital juga berfokus pada pengembangan komunitas pasien lainnya, seperti diabetes, kanker, hingga jantung.”

Webinar ini menghadirkan dua narasumber profesional, yaitu Dr. Phedy Sp.OT (K) selaku dokter spesialis ortopedi konsultan tulang belakang Eka Hospital dan Dr. Lidya Heryanto, Sp.KJ selaku dokter spesialis kejiwaan Eka Hospital. Orang tua mendapatkan bekal dalam menghadapi dan mendukung buah hatinya ketika terdeteksi skoliosis, serta penanganan mental bila nantinya harus dilakukan tindakan operasi.

Dr Phedy sendiri menyambut baik kerjasama dengan ISC, dimana komunitas yang berdiri pada tahun 2013 ini, kini telah memiliki lebih dari 500 anggota dari seluruh Indonesia.

“Seperti yang kita tahu, skoliosis merupakan kondisi tulang belakang yang tidak normal karena berbentuk melengkung. Skoliosis terkadang membawa dampak psikologis tersendiri bagi penderitanya. Saya berharap, kerjasama ini menjadi awal dalam membantu orang tua yang memiliki buah hati pengidap skoliosis”, tuturnya.

Menurut dr Phedy, skoliosis dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Tindakan operasi pada pasien skoliosis bukan lagi sebuah hal yang menakutkan karena risikonya dapat ditekan seminimal mungkin. Saat ini telah tersedia alat navigasi dan robotic spine yang berfungsi memandu dokter bedah dalam memasukkan screw pada saat operasi.

Akurasi navigasi dan robotik dalam memasukkan screw diklaim mencapai 99.9 persen. Selain itu, alat navigasi dan robotik ini memungkinkan operasi skoliosis dengan teknik minimal invasif atau operasi dengan luka sayatan yang lebih kecil dan risiko pendarahan yang lebih sedikit sehingga dapat mengurangi kebutuhan transfusi darah.

Saat ini juga telah tersedia alat monitoring saraf yang dapat memantau kondisi saraf selama operasi berlangsung. Di samping penanganan secara fisik, penanganan secara psikologis juga perlu diperhatikan untuk buah hati. Tidak jarang seorang anak mengalami minder dan tidak percaya diri akibat skoliosis.

Selain itu, terkadang anak pun takut dimarahi jika ketahuan memiliki postur tubuh yang tidak normal yang sering dikaitkan dengan kebiasaan tertentu misalnya sering main games, posisi duduk yang salah, terlalu sering membawa beban berat, dan lainnya. Skoliosis yang paling sering ditemukan adalah skoliosis idiopatik, yang penyebab pastinya hingga kini tidak diketahui. Jenis skoliosis idiopatik ini paling sering ditemukan pada usia remaja.

Ibu Susan, perwakilan dari Indonesia Scoliosis Community (ISC) mengungkapkan, “ISC senang bisa berkolaborasi dengan Eka Hospital. Kami juga antusias dengan adanya Orthopedic Center di Eka Hospital yang memfokuskan diri pada skoliosis. Melalui dukungan tim dokter yang kompeten dan peralatan yang modern, semoga Eka Hospital bisa menjadi salah satu rumah sakit rekomendasi bagi pasien skoliosis di Indonesia.

Bagi para pengidap skoliosis atau keluarga pasien yang ingin bergabung dengan ISC, dapat mengisi google form di bio Instagram @indonesiascoliosiscommunity.

Melalui kerjasama antara Eka Hospital dan ISC, member ISC bisa mendapatkan previlege seperti diskon 15 persen untuk screening awal skoliosis yang meliputi pemeriksaan X ray Whole Spain, upgrade kamar perawatan, serta harga diskon khusus untuk pemeriksaan lab, radiologi, serta paket MCU yang berlaku di Eka Hospital BSD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Lebih Jauh tentang Virus Covid-19 Varian Delta

Mengenal Lebih Jauh tentang Virus Covid-19 Varian Delta

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 09:38 WIB

Kapan Karyawan Boleh Kerja Usai Positif Covid-19? Eka Hospital: Isoman 13 Hari Sudah Aman

Kapan Karyawan Boleh Kerja Usai Positif Covid-19? Eka Hospital: Isoman 13 Hari Sudah Aman

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:15 WIB

Eka Hospital Gandeng SehatQ dan Alodokter untuk Mudahkan Pasien di Masa Pandemi

Eka Hospital Gandeng SehatQ dan Alodokter untuk Mudahkan Pasien di Masa Pandemi

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:47 WIB

Mengenal Kista Ovarium, Benarkah Tidak Selalu Bahaya?

Mengenal Kista Ovarium, Benarkah Tidak Selalu Bahaya?

Health | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:01 WIB

Ada 4 Faktor Penyebab Skoliosis, Begini Cara Mengatasinya

Ada 4 Faktor Penyebab Skoliosis, Begini Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:23 WIB

Eka Hospital Hadirkan Layanan Terpadu Batu Ginjal

Eka Hospital Hadirkan Layanan Terpadu Batu Ginjal

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB