Mengenal Masker N95 Serta Bedanya dengan Masker KN95 dan KF94

Rifan Aditya

Rabu, 21 Juli 2021 | 08:34 WIB
Mengenal Masker N95 Serta Bedanya dengan Masker KN95 dan KF94
Mengenal Masker N95 Serta Bedanya dengan Masker KN95 dan KF94 - Jenis Masker N95. (Pexels)

Suara.com - Penggunaan masker kini menjadi kebutuhan primer selama pandemi covid-19. Berbagai jenis masker juga tersedia di pasaran. Selain masker kain dan medis, ada masker N95, KN95, serta KF94. Apa itu masker N95? Apa beda masker N95 dengan KN95 dan KF94?

Ternyata peruntukan beberapa jenis masker ini berbeda-beda. Spesifikasi masker N95 berbeda dengan KN95 dan KF94.

Nah, sekarang, mari kita sedikit mengulas tentang masker N95 yang banyak digunakan tenaga kesehatan dan garda terdepan penanganan Covid-19. Mengapa masker medis jenis ini jadi pilihan? Mari simak pembahasannya berikut.

Masker N95

Mengutip dari CNet, berikut ini dua spesifikasi masker N95: 

  • Masker N95 memiliki kemampuan menyaring butiran aerosol hingga 95% secara umum.
  • Kemampuan penyaringan masker medis ini cukup baik, yakni mencapai titik 0,3 mikron.

Tapi bukankah partikel virus Covid-19 memiliki ukuran 0,1 mikron? Benar, hal tersebut bukanlah satu kesalahan. Namun demikian, virus ini sangat jarang bisa keluar dengan sendirinya dari tubuh manusia.

Biasanya virus Covid-19 ini keluar bersama droplet atau butiran air yang muncul saat berbicara, bersin, atau bahkan bernafas. Nah, droplet ini memiliki ukuran 0,3 mikron atau lebih besar, jadi masker N95 bisa membantu mengurangi dan meminimalisir resiko penularan virus tersebut.

Ilustrasi masker N95. (Unsplash)
Ilustrasi masker N95. (Unsplash)

Kegunaan masker N95

Masker N95 sendiri sebenarnya lebih direkomendasikan untuk tenaga kesehatan dan mereka yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Hal ini karena jenis masker medis ini bisa sangat membantu mengurangi droplet yang keluar, sehingga meminimalisir resiko penularan.

baca juga

Kegunaan N95 bagi orang yang sehat, akan mengurangi resiko menghirup droplet yang mengandung virus. Sementara bagi yang terjangkit, bisa membantu mencegah penularan melalui droplet.

Maka dari itu, penggunanya biasanya mudah ditemui di rumah sakit, para relawan, atau penderita Covid-19 yang masih berstatus kasus aktif.

Masker N95 sendiri dilengkapi dengan ikat kepala yang elastis sehingga menunjang penggunaan dalam waktu yang lama. Selain itu, bagian depannya juga dilengkapi segel logam yang bisa membantu menyesuaikan bentuk hidung, sehingga bisa tertutup rapat.

Masker KN95

Masker KN95 (Instagram/@fashion_nagitaslavina)
Masker KN95 milik Nagita Slavina (Instagram/@fashion_nagitaslavina)

Spesifikasi masker KN95 hampir sama seperti masker N95.

  • Masker KN95  disebut mampu menyaring partikel aerosol sampai 95 persen. 
  • Bentuk masker KN95 dirancang mirip tenda, sehingga ada sedikit kantong udara antara hidung dan masker.

Dengan adanya jarak antara mulut, hidung dan lapisan masker, membuat pengguna KN95 dapat leluasa bernafas.

Masker KN95 disebut lebih protektif dan praktis dibandingkan masker bedah biasa atau masker kain tiga lapis. Walaupun begitu sejumlah otoritas kesehatan menganggap masker ini tidak seefektif masker N95.

Masker KF94

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)
Menkes Budi Gunadi Sadikin pakai masker KF94. (instagram @sekretariatkabinet)

Spesifikasi masker KF94 bisa dibilang tingkat filtrasinya di bawah masker N95 dan masker KN95.

  • Masker KF94 diklaim mampu menyaring partikel aerosol sampai 94 persen hingga ukuran 0,3 mikron
  • Masker KF94 dapat digunakan masyarakat umum, terutama saat berada di lingkungan berisiko penularan rendah sampai sedang.
  • Jenis masker ini dilengkapi fitur pengait telinga, kawat di atas tulang hidung yang bisa disesuaikan, dan bagian samping masker yang lebih rapat. 

Istilah “KF” dalam masker KF94 adalah singkatan dari “Korean filter". Sementara angka 94 mengacu pada tingkat filtrasi atau penyaringannya. Menurut standar Korea Selatan atau di negara asalnya, masker ini bisa menyaring 94 persen partikel hingga ukuran 0,3 mikron.

Jenis masker ini juga lebih praktis dan tetap dapat menjaga pemakainya dari paparan virus. Masker KF94 juga lebih banyak ditemukan di pasaran.

Itu tadi sedikit pengetahuan mengenai apa itu masker N95 yang banyak digunakan tenaga kesehatan dan relawan di garda terdepan. Serta terjawab sudah, beda masker N95 dengan KN95 dan KF94. Semoga berguna, dan selalu terapkan protokol kesehatan secara ketat untuk membantu upaya penyelesaian pandemi Covid-19 di Indonesia!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menggunakan Masker KF94, Masih Perlukah Dirangkap Masker Kain?

Menggunakan Masker KF94, Masih Perlukah Dirangkap Masker Kain?

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 21:35 WIB

Alhamdulillah, Nakes di Jawa Barat Dapat Bantuan Alat Tempur untuk Lawan COVID-19

Alhamdulillah, Nakes di Jawa Barat Dapat Bantuan Alat Tempur untuk Lawan COVID-19

Jabar | Senin, 12 Juli 2021 | 16:43 WIB

Mulai Hari Ini Penumpang KRL Jabodetabek Wajib Pakai Masker Ganda

Mulai Hari Ini Penumpang KRL Jabodetabek Wajib Pakai Masker Ganda

Bekaci | Senin, 05 Juli 2021 | 08:40 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×