Menstruasi hingga Kehamilan, Merokok Picu Masalah Reproduksi Perempuan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 09:32 WIB
Menstruasi hingga Kehamilan, Merokok Picu Masalah Reproduksi Perempuan
Perempuan merokok

Suara.com - Meskipun masih rendah ketimbang laki-laki, perokok perempuan juga meningkat secara signifikan. Seperti pada laki-laki, efek rokok pada perempuan juga bisa memicu berbagai masalah pada reproduksi. 

Melansir dari Healthshots, merokok memengaruhi gejala pramenstruasi pada perempuam. Penelitian telah menunjukkan ada peningkatan 50 persen gejala pramenstruasi yang parah seperti kram. Mereka yang merokok mengalami masalah pramenstruasi yang berlangsung dua hari atau lebih dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Pada rokok, ada lebih dari 7.000 bahan kimia yang dihirup selama merokok. Beberapa di antaranya berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi perempuan

Kandungan butadiena dan benzena dapat mengurangi kesuburan pada perempuan. Bahan kimia ini mengurangi kemungkinan ovulasi dan mengurangi mobilitas sel telur yang berjalan melalui tuba falopi ke dalam rahim. Kondisi ini menghasilkan kehamilan ektopik (janin berkembang di luar rahim). 

Kehamilan ektopik selalu berakibat fatal bagi janin dan dapat mengancam nyawa ibu. Perempuan yang merokok juga lebih berisiko mengalami kegugura. 

Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.
Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.


Tak hanya reproduksi, merokok bagi perempyan juga berisiko pada keturunannya. Jika ibu merokok, risiko bayi lahir dengan berat badan rendah lebih tinggi. Ada juga risiko paru-paru yang gagal berkembang dengan baik selama periode perkembangan janin. 

Ada juga kemungkinan cacat lahir yaitu, seperto bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing.

Selain itu, ASI dapat mengandung nikotin dan ada kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak yang lebih tinggi pada bayi yang ibunya merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Harus Terbuka dengan Hasil Riset Produk HPTL

Pemerintah Harus Terbuka dengan Hasil Riset Produk HPTL

Bisnis | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:09 WIB

Waspada, Risiko Anak Lahir Kecil dan Prematur karena Pemakaian Vape saat Hamil

Waspada, Risiko Anak Lahir Kecil dan Prematur karena Pemakaian Vape saat Hamil

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 21:37 WIB

Jumlah Perokok Anak Bakal Turun Lewat Simplifikasi Struktur Tarif Cukai Tembakau

Jumlah Perokok Anak Bakal Turun Lewat Simplifikasi Struktur Tarif Cukai Tembakau

Bisnis | Senin, 12 Juli 2021 | 13:56 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB