Merasa Lelah Terus-menerus, 5 Tips Berikut Bisa Membantu

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:35 WIB
Merasa Lelah Terus-menerus, 5 Tips Berikut Bisa Membantu
Ilustrasi kelelahan. [Shutterstock]

Suara.com - Tak melakukan kerja berat, namun merasa lelah? Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai aspek yang pengaruhi kesehatan Anda. 

Melansir dari Insider, ada banyak penyebab kantuk dan kelelahan. Entah itu kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, kekurangan nutrisi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, untuk membantu Anda berikut lima tips membantu meredakan kelelahan, antara lain:

1. Pastikan Anda Cukup Tidur

Jika Anda merasa lelah sepanjang hari, pertama-tama Anda harus menilai apakah Anda cukup tidur setiap malam. Menurut National Sleep Foundation, kebanyakan orang dewasa harus mendapatkan tujuh hingga sembilan jam tidur, sementara anak-anak membutuhkan lebih banyak tergantung pada usia mereka. 

"Selain jam tidur, kualitas tidur juga sama pentingnya," kata Rajkumar Dasgupta, MD, asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine di University of Southern California. 

Gangguan tidur seperti sleep apnea dapat menyebabkan tidur terfragmentasi, mencegah Anda masuk ke tahap tidur yang lebih dalam, lebih restoratif yang dapat menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari.

Ilustrasi Tidur
Ilustrasi Tidur


"Jika Anda berpikir bahwa kurang tidur atau kualitas tidur yang rendah adalah masalahnya, berpegang teguh pada rutinitas tidur yang mungkin bisa membantu," kata Stephanie Stahl, MD, seorang dokter obat tidur di Indiana University Health. 

2. Perbaiki Pola Makan dan Nutrisi

Jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari atau tidak minum cukup air, itu mungkin bagian dari alasan mengapa Anda selalu merasa lelah.

Departemen Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan pria dewasa mengonsumsi 2.000 hingga 3.000 kalori per hari dan wanita dewasa mengonsumsi 1.600 hingga 2.400 kalori per hari, tergantung pada usia dan tingkat aktivitas. Anda juga perlu konsumsi protein, karbohidrat,  perbanyak cairan dan membatasi makanan olahan. 

3. Berolahraga Secara Teratur

Tingkat dan jenis aktivitas fisik yang dibutuhkan setiap orang untuk merasa berenergi tergantung pada faktor individu. Sebagai contoh, satu penelitian menemukan bahwa olahraga dengan intensitas rendah, seperti berjalan, mengurangi gejala kelelahan hingga 65 persen pada orang yang tidak banyak bergerak yang secara teratur mengalami kelelahan, dan bahkan lebih efektif daripada olahraga sedang.

4. Kondisi Kesehatan

Sindrom kelelahan kronis ditandai dengan kelelahan ekstrim dan kantuk yang mengganggu kehidupan sehari-hari lebih banyak menyerang perempuan daripada pria. Kondisi ini lebih sering terjadi pada perimenopause ketika wanita berusia 40-an dan 50-an mengalami penurunan hormon reproduksi.

Ilusrasi konsultasi dokter. (Shutterstock)
Ilusrasi konsultasi dokter. (Shutterstock)

Pada perempuan hamil, perubahan hormon selama kehamilan terutama peningkatan kadar progesteron juga dapat membuat mengantuk. Kelelahan dalam kehamilan paling sering terjadi selama trimester pertama, meskipun beberapa wanita mengalaminya sepanjang kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Ingatkan Masalah Kesehatan Mental Bisa Jadi Jangka Panjang Akibat Pandemi

WHO Ingatkan Masalah Kesehatan Mental Bisa Jadi Jangka Panjang Akibat Pandemi

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:08 WIB

Tidak Selamanya Kalau Minum Kopi di Malam Hari Akan Susah Tidur

Tidak Selamanya Kalau Minum Kopi di Malam Hari Akan Susah Tidur

Your Say | Kamis, 22 Juli 2021 | 21:05 WIB

Takut Hantu, Keluarga Ini Terpaksa Tidur di Luar Pakai Tenda Seadanya

Takut Hantu, Keluarga Ini Terpaksa Tidur di Luar Pakai Tenda Seadanya

News | Kamis, 22 Juli 2021 | 21:22 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB