WHO Ingatkan Masalah Kesehatan Mental Bisa Jadi Jangka Panjang Akibat Pandemi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:08 WIB
WHO Ingatkan Masalah Kesehatan Mental Bisa Jadi Jangka Panjang Akibat Pandemi
Ilustrasi kesehatan mental, kecemasan akibat pandemi. (Pexels/Alex Green)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 bisa berdampak panjang pada kesehatan mental. Para ahli dan pemimpin menyerukan perlunya tindakan segera terhadap kecemasan dan stres akibat pandemi.

Kecemasan tentang risiko penularan virus, dampak psikologis dari penguncian, dan tindakan isolasi diri menjadi penyebab terbesar kemunculan kesehatan mental selama pandemi. Bersamaan juga dengan tekanan yang terkait dengan pengangguran, kekhawatiran finansial, dan keterasingan sosial.

"Dampak kesehatan mental dari pandemi ini akan berjangka panjang dan berjangkauan luas," kata WHO dalam sebuah pernyataan pada awal pertemuan dua hari di Athena dengan menteri kesehatan dari puluhan negara, dikutip dari Channel News Asia.

Direktur regional WHO untuk Eropa Hans Kluge mengatakan kesehatan mental harus dianggap sebagai hak asasi manusia yang mendasar. Ia menekankan bahwa bagaimanapun juga virus corona itu telah menghancurkan kehidupan.

"Pandemi telah mengguncang dunia. Lebih dari empat juta nyawa hilang secara global, mata pencaharian hancur, keluarga dan komunitas terpisah, bisnis bangkrut, dan orang kehilangan kesempatan," kaya Kluge.

WHO meminta penguatan layanan kesehatan mental secara umum dan peningkatan akses ke perawatan dengan memanfaatkan teknologi. Termasuk juga layanan dukungan psikologis yang lebih baik di sekolah, universitas, tempat kerja, dan untuk orang-orang di garis depan penanganan Covid-19.

Para menteri mendengar dari seorang wanita Yunani berusia 38 tahun bernama Katerina yang bercerita kepada mereka, bagaimana dia telah menerima perawatan untuk gangguan kejiwaan sejak 2002 dan berhasil mengatasi dengan baik sampai pandemi melanda.

Perempuan itu tidak lagi dapat menghadiri kelompok pendukung secara langsung dan tidak dapat melihat ayahnya.

"Tekanan isolasi sosial menyebabkan peningkatan kecemasan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Burnout Saat Bekerja: Gejala Hingga Cara Mencegah Stres Kerja Memuncak

Burnout Saat Bekerja: Gejala Hingga Cara Mencegah Stres Kerja Memuncak

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 17:18 WIB

Jarang yang Tahu, 5 Manfaat Menulis untuk Kesehatan

Jarang yang Tahu, 5 Manfaat Menulis untuk Kesehatan

Your Say | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:47 WIB

Teman Punya Fobia Sosial? Ini yang Bisa Anda Lakukan Untuknya!

Teman Punya Fobia Sosial? Ini yang Bisa Anda Lakukan Untuknya!

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Rumus Pembulatan ke Atas Excel Secara Otomatis, Pakai ROUNDUP dan 4 Formula Lainnya

Rumus Pembulatan ke Atas Excel Secara Otomatis, Pakai ROUNDUP dan 4 Formula Lainnya

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 06:13 WIB

Ketua Komisi I DPRD Bengkulu, Bambang Hermanto Diperiksa KPK

Ketua Komisi I DPRD Bengkulu, Bambang Hermanto Diperiksa KPK

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 06:00 WIB

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

×