Angka Kasus Covid-19 di Dunia Sudah Capai 200 Juta, Indonesia Jadi Sorotan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:52 WIB
Angka Kasus Covid-19 di Dunia Sudah Capai 200 Juta, Indonesia Jadi Sorotan
Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Hampir dua tahun sejak pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019, pandemi Covid-19 kini masih belum terkendali. Laporan terbaru menyatakan bahwa sudah ada 200 juta lebih kasus Covid-19 terkonfirmasi di seluruh dunia. 

Melansir dari Medical Xpress, setidaknya 200.065.905 kasus telah tercatat secara resmi, tetapi jumlah sebenarnya diyakini lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena sejumlah besar kasus yang tidak terlalu parah atau tanpa gejala tetap tidak terdeteksi meskipun pengujian intensif sudah dilakukan di banyak negara.

Jumlah infeksi saat ini meningkat tajam, terutama didorong oleh penyebaran varian Delta yang sangat menular. Tetapi jumlah kematian meningkat pada tingkat yang lebih lambat.

Jumlah rata-rata harian global infeksi baru selama tujuh hari terakhir mencapai lebih dari 600.000, meningkat 68 persen dari rata-rata tujuh hari pada pertengahan Juni.

Pada saat yang sama, jumlah rata-rata kematian harian mencapai 9.350, meningkat 20 persen dibandingkan dengan awal Juli.

Kesenjangan antara jumlah infeksi dan jumlah kematian paling terlihat di negara-negara yang saat ini paling parah dilanda pandemi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)


Di Amerika Serikat (AS) misalnya, jumlah kasus baru melonjak lebih dari 820 persen, sekarang rata-rata mencapai 94.000 per hari dibandingkan dengan 11.000 pada akhir Juni. Namun kenaikan jumlah kematian harian di AS jauh lebih lambat, naik 105 persen menjadi 430 pada periode yang sama.

Di Inggris, di mana sebanyak 47.000 kasus baru telah dicatat setiap hari selama beberapa minggu terakhir mengalami peningkatan 30 kali lipat dibandingkan dengan Mei, jumlah kematian telah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dari enam menjadi lebih dari 80.

Sebaliknya, meski jumlah rata-rata harian infeksi di Indonesia telah turun 19 persen selama seminggu terakhir menjadi 35.000, tetapi jumlah kematian harian naik delapan persen menjadi 1.700.

baca juga

Gelombang saat ini membuat Indonesia mengalami kondisi yang terburuk sepanjang pandemi. Indonesia sekarang mencatat kematian harian paling banyak di seluruh dunia.

Perbedaan kasus dan jumlah kematian tersebut mencerminkan ketidaksetaraan dalam akses ke vaksin. Sekitar 58 persen orang Amerika dan 69 persen orang Inggris telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, tetapi hanya 18 persen orang Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin. Vaksin diketahui menurunkan risiko Covid-19 parah dan kematian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Ribu Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Kemensos Upayakan Reunifikasi

Belasan Ribu Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Kemensos Upayakan Reunifikasi

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:19 WIB

Kabar Baik, Vaksin Sinopharm Disebut Potensial Lawan Varian Delta

Kabar Baik, Vaksin Sinopharm Disebut Potensial Lawan Varian Delta

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:14 WIB

Rambut Rontok Usai Sembuh Covid-19? Berikut Penjelasan dan Saran Dokter

Rambut Rontok Usai Sembuh Covid-19? Berikut Penjelasan dan Saran Dokter

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:13 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×