Studi: Mantan Pasien Covid-19 Cuma Butuh Satu Dosis Vaksin Pfizer Agar Terlindungi

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:26 WIB
Studi: Mantan Pasien Covid-19 Cuma Butuh Satu Dosis Vaksin Pfizer Agar Terlindungi
Vaksin Pfizer.

Suara.com - Orang yang pernah terinfeksi Covid-19 mungkin hanya perlu membutuhkan satu dosis vaksin Pfizer. Hal ini disebabkan karena mantan pasien Covid-19 sudah memiliki kekebalan tersendiri. 

"Kami mengamati tingkat antibodi SARS-CoV-2 yang lebih tinggi pada individu yang sebelumnya terinfeksi setelah 1 dosis vaksin Pfizer, dibandingkan dengan individu yang belum pernah terinfeksi setelah 2 dosis," simpul tim penelitian yang dipimpin oleh Dr. James Moy, dari divisi alergi dan imunologi di Rush University Medical Center di Chicago.

"Terlebih lagi, memberi orang yang sebelumnya terinfeksi dosis kedua vaksin Pfizer tidak banyak meningkatkan tingkat antibodi mereka lebih lanjut, ini menunjukkan bahwa 1 dosis dapat diterima dalam kelompok ini," tambah para peneliti seperti yang dikutip dari Medicinenet.

Intinya, individu dengan infeksi Covid-19 sebelumnya yang terdokumentasi mungkin cukup terlindungi dari infeksi ulang setelah dosis vaksin mRNA tunggal.

Melansir dari Medicinent, studi baru kecil membandingkan 29 penduduk daerah Chicago dengan kasus infeksi Covid-19 sebelumnya dibandingkan dengan 30 orang tanpa riwayat Covid-19. Peserta rata-rata berusia 42 tahun, dan sekitar tiga perempatnya adalah wanita.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid


Studi ini menyoroti bahwa infeksi sebelumnya saja bukanlah pertahanan yang kuat terhadap Covid-19. Pada awal, antibodi terhadap SARS-CoV-2 pada orang yang sebelumnya pernah mengalami Covid-1sekitar 621 AU/mL. Setelah satu dosis vaksin Pfizer, tingkat itu melonjak ke tingkat yang jauh lebih protektif yaitu 30.000 AU/mL, tim Moy melaporkan.

Menambahkan vaksin dosis kedua hanya mendorong angka itu sedikit lebih tinggi, menjadi sekitar 37.000 AU/mL.

Untuk orang-orang yang belum pernah mengalami SARS-CoV-2 sebelumnya, dua dosis vaksin pasti diperlukan untuk mencapai tingkat antibodi pelindung yang baik. Setelah satu dosis, antibodi kelompok ini rata-rata lebih dari 1.800 AU/mL dalam sampel darah, tetapi setelah mendapatkan dosis kedua, jumlah itu melonjak menjadi lebih dari 15.000 AU/mL.

Jadi penelitian menyimpulkan bahwa dua dosis vaksin Pfizer sangat penting jika Anda belum pernah menderita Covid-19, namun satu dosis mungkin cukup jika Anda sudah pernah terinfeksi. Temuan ini dipublikasikan secara online pada 6 Agustus di JAMA Network Open.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Nakes COVID-19, Layanan Rawat Jalan RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Ditutup

15 Nakes COVID-19, Layanan Rawat Jalan RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Ditutup

Kalbar | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:58 WIB

Daftar Reaksi Tubuh Setelah Vaksin Moderna

Daftar Reaksi Tubuh Setelah Vaksin Moderna

Kalbar | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:29 WIB

Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan COVID-19 di Bandar Lampung Menurun

Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan COVID-19 di Bandar Lampung Menurun

Lampung | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:05 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB