Anak 7 Tahun Meninggal Dunia Karena Infeksi Amuba Pemakan Otak

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:21 WIB
Anak 7 Tahun Meninggal Dunia Karena Infeksi Amuba Pemakan Otak
Amuba pemakan otak (Researchgate)

Suara.com - Seorang anak berusia 7 tahun meninggal dunia setelah mengalami infeksi otak langka dan mematikan, yang disebabkan infeksi amuba yang memakan otaknya.

Peristiwa nahas ini terjadi di California Utara, setelah anak tersebut berenang di danau air tawar beberapa hari lalu, dan harus dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) UC Davis Medical Center pada 30 Juli 2021 karena mengalami pembangkakan otak parah.

Setelah dirawat di rumah sakit menggunakan berbagai alat yang menopang hidup, pada 7 Agustus 2021 ia dinyatakan meninggal dunia akibat meningoensefalitis amuba primer (PAM), yakni sejenis infeksi amuba yang menyebabkan kehancuran otak.

Infeksi PAM disebabkan oleh amuba mikroskopis, naegleria fowleri yang banyak ditemukan di air tawar hangat seperti danau, sungai, dan mata air panas.

Petugas medis menduga anak tersebut mendapatkan infeksi amuba dari danau air tawar Tehama, tempat ia berenang sebelum akhirnya jatuh sakit.

Menurut keterangan pers Badan Layanan Kesehatan Tehama pada 4 Agustus lalu menyebutkan jika kondisi ini sangat jarang terjadi, hanya ada 10 kasus yang dilaporkan di California sejak 1971 lalu.

Adapun proses infeksi naegleria fowleri biasanya dimulai ketika air yang terkontaminasi amuba tersebut masuk ke hidung, yang akhirnya naik ke otak dan menghancurkan jaringan otak.

Namun, menelan air yang terkontaminasi naegleria fowleri tidak akan membuat orang terinfeksi, tapi solusi terbaik untuk mencegahnya yakni menghindari berenang di air tawar.

Tapi jika terpaksa berenang di air tawar, solusinya tidak memasukan kepala di dalam air atau menggunakan penjepit hidung, mencegah air masuk ke hidung dan menyebar ke kepala.

Dari semua kasus infeksi yang pernah terjadi, cenderung fatal dengan peluang selamat atau sembuh kurang dari 3 persen.

Beberapa faktor yang membuat orang mampu bertahan di antaranya deteksi dini, dan pengobatan eksperimental yang disebut miltefosine, dilengkapi dengan aneka perawatan agresif lainnya untuk mengurangi pembengkakan otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua, Yuk Penuhi Hak Nutrisi dan Pendidikan Anak dengan Cara Ini!

Orangtua, Yuk Penuhi Hak Nutrisi dan Pendidikan Anak dengan Cara Ini!

Press Release | Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:03 WIB

Rayakan 17 Agustus, Shandy Aulia Lomba Makan Kerupuk Bareng Anak

Rayakan 17 Agustus, Shandy Aulia Lomba Makan Kerupuk Bareng Anak

Entertainment | Selasa, 17 Agustus 2021 | 12:25 WIB

Kocak! Aksi Anak Kucing Ikut Lomba 17 Agustus, Warganet Gemas

Kocak! Aksi Anak Kucing Ikut Lomba 17 Agustus, Warganet Gemas

Video | Selasa, 17 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB