Makan Tiram Mentah, Lelaki Ini Nyaris Tewas Karena Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:16 WIB
Makan Tiram Mentah, Lelaki Ini Nyaris Tewas Karena Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging
Ilustrasi tiram mentah. (Pixabay/photo-graphe)

Suara.com - Makanan laut atau seafood kerap jadi favorit banyak orang karena rasanya yang segar. Bahkan tidak sedikit orang yang mengonsumsi seafood dalam keadaan mentah, seperti beberapa jenis ikan dan tiram.

Tapi hati-hati, ya, kebiasaan makan seafood mentah ternyata bisa membahayakan. Seperti lelaki asal Indiana, AS, satu ini, yang makan tiram mentah, dan nyaris kehilangan nyawa akibat infeksi bakteri pemakan daging.

Lelaki itu bernama Patrick Baker, berusia 50 tahun, dan tinggal di Anderson, Indiana, AS. Ia mengalami gejala flu yang dibarengi kakinya melepuh keunguan dan rasa sakit yang teramat sangat beberapa hari setelah mengonsumsi tiram mentah yang ia beli.

Selanjutnya, Baker dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis mengalami necrotizing fasciitis, yakni kondisi infeksi bakteri yang merusak kulit dan jaringan otot. Hasilnya, ia membutuhkan operasi darurat di kedua kakinya untuk mengobati infeksi dan mengangkat jaringan yang mati.

Hasil tes menunjukan bahwa kondisinya disebabkan vibrio vulnificus, yakni sejenis bakteri yang hidup di perairan dekat pantai dan sangat banyak berkembang biak pada periode Mei dan Oktober, saat air laut sedang menghangat.

Selama tiga minggu Baker harus bergantung pada alat medis sebagai penunjang hidup di rumah sakit. Ia juga harus menerima terapi rehabilitasi. Namun beruntung, Baker tidak perlu menjalani tindakan amputasi salah satu anggota tubuhnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau CDC, seseorang bisa terinfeksi bakteri ini apabila mengonsumsi kerang seperti tiram mentah atau setengah matang.

Orang yang memiliki luka terbuka di kulit juga bisa terinfeksi bakteri vibrio, apabila luka tersebut terpapar air payau atau air asin.

CDC mencatat bakteri vibrio menyebabkan 80.000 orang jatuh sakit, dan menyebabkan 100 kematian setiap tahun di Amerika Serikat.

baca juga

Kebanyakan kasus infeksi bakteri karena mengonsumsi tiram mentah menyebabkan penderitanya mengalami diare dan muntah. Namun jika gejalanya cenderung ringan, bisa sembuh hanya dalam waktu tiga hari.

Tetapi bagi beberapa orang bisa menyebabkan gejala yang cukup serius, terlebih jika sudah menginfeksi aliran darah dan menyebabkan kulit melepuh atau lesi kulit. Sehingga beberapa pasien harus mengalami anggota tubuhnya diamputasi, bahkan 20 persen di antaranya meninggal dunia.

Solusi terbaik mencegah infeksi bakteri ini, CDC menyaranan untuik tidak mengonsumsi kerang mentah atau setengah matang. Sedangkan untuk mereka yang mengalami luka terbuka, diminta menghindari kontak dengan air pantai atau air payau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya 5 Bahan, Ini Resep Katsu Jamur Tiram Saus Bolognese Cocok untuk Vegetarian

Hanya 5 Bahan, Ini Resep Katsu Jamur Tiram Saus Bolognese Cocok untuk Vegetarian

Lifestyle | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:00 WIB

2 Bocah Tenggelam di Pantai Tiram Padang Pariaman, Kakak Meninggal dan Adik Masih Dicari

2 Bocah Tenggelam di Pantai Tiram Padang Pariaman, Kakak Meninggal dan Adik Masih Dicari

Sumbar | Kamis, 24 Juni 2021 | 16:51 WIB

Termasuk Shiitake, Berikut 3 Jenis Jamur yang Bisa Jadi Obat

Termasuk Shiitake, Berikut 3 Jenis Jamur yang Bisa Jadi Obat

Health | Minggu, 13 Juni 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×