Dipercaya Manjur Lawan Varian Delta, India Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 DNA!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:24 WIB
Dipercaya Manjur Lawan Varian Delta, India Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 DNA!
Ilustrasi vaksin Covid-19 DNA (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Regulator obat India telah menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 Zydus Cadila's, yang merupakan vaksin dengan suntikan DNA pertama di dunia untuk melawan virus corona Covid-19.

Menurut sebuah studi sementara yang dikutip oleh pembuat vaksin Cadila Healthcare, vaksin Covid-19 DNA yang diberikan dalam 3 dosis ini bisa mencegah penyakit simtomatik pada 66 persen dari populasi yang divaksinasi.

Perusahaan itu berencana membuat vaksin Covid-19 DNA hingga 120 juta dosis yang akan didistribusikan di dalam negeri setiap tahun. Sebelumnya, kemanjuran vaksin Covid-19 DNA ini telah bekerja baik pada hewan, tetapi belum ada cukup bukti pada manusia.

Sejauh ini, India telah memberikan warganya lebih dari 570 juta dosis dari tiga vaksin Covid-19 yang disetujui, yakni vaksin Covishield, Covaxin dan Sputnik V.

Sekitar 13 persen orang dewasa yang suntik vaksin Covid-19 lengkap dan 47 persen telah menerima setidaknya 1 kali suntikan vaksin Covid-19 sejak awal bulan Januari 2021.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Cadila Healthcare mengatakan telah melakukan uji klinis terbesar untuk vaksin Covid-19 DNA di India, yang melibatkan 28.000 sukarelawan di lebih dari 50 pusat.

Perusahaan tersebut juga pertama kalinya mengklaim vaksin Covid-19 ini telah diuji pada orang yang usianya masih muda di India, yang mana 1.000 orang yang termasuk dalam kelompok usia 12-18 tahun. Hasilnya, vaksin Covid-19 DNA ini terbukti aman dan bisa ditoleransi dengan baik oleh kelompok usia tersebut.

Fase ketiga uji klinis vaksin Covid-19 DNA ini akan dilakukan pada puncak gelombang kedua virus corona Covid-19 yang mematikan. Tapi, pembuat vaksin percaya bahwa vaksin Covid-19 DNA ini cukup manjur melawan berbagai varian virus corona, termasuk varian Delta yang lebih menular.

"Saya cukup senang dengan adanya vaksin Covid-19 DNA ini, karena menawarkan banyak potensi baik. Jika ini berhasil, maka vaksinasi ke depannya akan lebih sederhana secara logistic," kata Prof Shahid Jameel, seorang ahli virologi terkenal dikutip dari BBC.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil di Kota Bandung Bakal Segera Divaksin COVID-19

Ibu Hamil di Kota Bandung Bakal Segera Divaksin COVID-19

Jabar | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Sempat Sakit Pasca Vaksin, Empat Legiun Asing Persebaya Kembali Berlatih

Sempat Sakit Pasca Vaksin, Empat Legiun Asing Persebaya Kembali Berlatih

Bola | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14:04 WIB

Mengenal Varian AY.3, Ahli Khawatir Lebih Bahaya dari Varian Delta Aslinya!

Mengenal Varian AY.3, Ahli Khawatir Lebih Bahaya dari Varian Delta Aslinya!

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14:11 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×