Ini Tiga Alasan Masyarakat Sulit Sarapan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Senin, 06 September 2021 | 19:10 WIB
Ini Tiga Alasan Masyarakat Sulit Sarapan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi sarapan.

Suara.com - Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupann. Termasuk juga salah satunya kebiasaan sarapan.

Selama pandemi, ternyata banyak masyarakat kerepotan untuk bisa sarapan. Fakta itu terungkap Survei Kebiasaan Sarapan Asia Pasifik dari Herbalife Nutrition tahun 2021.

Survei yang melibatkan 5.500 konsumen berusia 18 tahun dan lebih di 11 pasar - Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam, itu mengungkapkan bahwa sebagian besar (74 persen) responden percaya bahwa penting untuk makan sarapan sehat tiap hari.

Mereka juga berniat untuk mengonsumsi pilihan sarapan yang lebih sehat (85 persen). Tapi, ada sebagian kecil yang terus menghadapi berbagai halangan dalam menyediakan sarapan sehat sebagai suatu bagian penting dalam rutinitas sehari-hari.

Ilustrasi sandwich rendah karbohidrat, sandwich sehat, sarapan sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi sandwich rendah karbohidrat, sandwich sehat, sarapan sehat. (Shutterstock)

Di kalangan mereka yang tidak berniat mengonsumsi opsi sarapan yang lebih sehat, alasan utamanya adalah:

  • Opsi sarapan yang lebih sehat butuh waktu yang terlalu lama untuk dipersiapkan (27 persen)
  • Opsi sarapan yang lebih sehat tidak penting bagi mereka (25 persen)
  • Opsi sarapan yang lebih sehat itu mahal (23 persen)

Ketika ditanya tentang kesediaan mereka untuk membelanjakan uang untuk sarapan ideal mereka, sebagian besar tidak bersedia untuk membelanjakan uang yang setara lebih dari US$5 (Rp 70.000) per kali makan.

"Sarapan yang lebih sehat tidak selalu memerlukan waktu yang terlalu lama untuk disiapkan," kata Stephen Conchie, Senior Vice President & Managing Director, Asia Pacific, Herbalife Nutrition.

"Ada berbagai pilihan sarapan bebas repot yang mengandung lebih banyak nutrien, yang juga mudah dan cepat untuk disiapkan. Ini akan memberikan energi kepada konsumen untuk memulai hari mereka sambil meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan dalam jangka panjang."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Lima Kebiasaan Berikut di Pagi Hari, Bisa Meningkatkan Berat Badan

Hindari Lima Kebiasaan Berikut di Pagi Hari, Bisa Meningkatkan Berat Badan

Health | Minggu, 05 September 2021 | 08:53 WIB

Cara Membuat Nasi Goreng ala Pedagang Kali Lima, Menu Spesial Sarapan Pagi

Cara Membuat Nasi Goreng ala Pedagang Kali Lima, Menu Spesial Sarapan Pagi

Lifestyle | Sabtu, 04 September 2021 | 15:00 WIB

Sering Dikonsumsi Pagi Hari, 5 Asupan Berikut Sebaiknya Tak Dijadikan Menu Sarapan

Sering Dikonsumsi Pagi Hari, 5 Asupan Berikut Sebaiknya Tak Dijadikan Menu Sarapan

Health | Sabtu, 04 September 2021 | 06:15 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×