Yuk! Manjakan Lidahmu di Akhir Pekan Bersama Kampoeng Sarapan Swiss-Belresidences Kalibata

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 01 September 2021 | 16:37 WIB
Yuk! Manjakan Lidahmu di Akhir Pekan Bersama Kampoeng Sarapan Swiss-Belresidences Kalibata
Event Kampoeng Sarapan di Swiss-Belresidence Kalibata. (Dok: Swiss-Belresidence)

Suara.com - Di tengah-tengah padatnya kesibukan, menyempatkan waktu untuk quality time bersama orang-orang tersayang cukup ampuh untuk menghilangkan kejenuhan dan stagnasi ide. Ada beragam cara sederhana yang bisa dilakukan, misalnya sarapan bersama di restoran.

Sayangnya, Pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuat kamu disarankan untuk tidak sembarangan memilih tempat makan. Hal ini guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

Event Kampoeng Sarapan dari Swiss-Belresidence Kalibata, Jakarta Selatan bisa menjadi pilihan kamu untuk menikmati sarapan bersama pasangan, keluarga maupun teman-teman komunitas.

Di event Kampoeng Sarapan ini, kamu bisa menikmati sajian nusantara seperti nasi goreng kampung, mie goreng kampung, sop buntut, bubur sumsum hingga weddang jahe ala hotel bintang lima. Semua itu tersaji di prasmanan, jadi kamu bisa pilih menu apapun sepuasnya. 

Persiapan launching Kampoeng Sarapan Swiss-Belresidence. (Dok: Swiss-Belresidence)
Persiapan launching Event Kampoeng Sarapan Swiss-Belresidence. (Dok: Swiss-Belresidence)

Event Kampoeng Sarapan juga menawarkan pemandangan hijau terbuka yang biasa disebut Treepit. Sebab, event ini didesain dengan suasana outdoor khas pedesaan. Kursi diatur agar suasana nyaman layaknya di pedesaan dan ada pilihan tempat duduk lesehan juga.

Untuk menikmati suasana pedesaan di ibu kota ini, kamu tak perlu merogoh kocek banyak. Pengunjung hanya perlu membayar Rp98.000 per orang. Rencananya, event ini akan launching pada 5 September 2021 mendatang,

"Pada launching nanti akan ada promo buy 1 get 1," tutur Agung Anto Wibowo selaku General Manager.

Agung mengatakan, Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta telah mengantongi sertifikat sertifikat CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety and Environtmental Sustainability).

CHSE adalah program Kemenparekraf berupa penerapan prokes yang berbasis pada kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan. Artinya, para pelaku hospitality yang telah mengantongi sertifikat CHSE, penerapan prokesnya sudah teruji dan sesuai standar dari Kemenparekraf.

baca juga

Tujuan penerapan CHSE ialah guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Sehingga mereka dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

Jadi tunggu apalagi, yuk manjakan lidahmu di Event Kampoeng Sarapan Swiss-Belresidence Kalibata, Jakarta Selatan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

September Penuh Keceriaan di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta

September Penuh Keceriaan di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta

Lifestyle | Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:03 WIB

Swiss Sentil China karena Pakai Ilmuwan Palsu untuk Hadang Berita Covid-19

Swiss Sentil China karena Pakai Ilmuwan Palsu untuk Hadang Berita Covid-19

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:18 WIB

Tak Punya Uang akibat Pandemi Covid-19, Pria di Thailand Nekat Bunuh Turis dari Swiss

Tak Punya Uang akibat Pandemi Covid-19, Pria di Thailand Nekat Bunuh Turis dari Swiss

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:51 WIB

Nikmati Promo Hari Kemerdekaan di Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta

Nikmati Promo Hari Kemerdekaan di Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta

Lifestyle | Senin, 02 Agustus 2021 | 15:03 WIB

Keren, Festival Indonesia di Swiss Datangkan Ratusan Pengunjung

Keren, Festival Indonesia di Swiss Datangkan Ratusan Pengunjung

Lifestyle | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:20 WIB

Kabar Baik, Indonesia Dapat Sumbangan Oksigen dari India dan Swiss

Kabar Baik, Indonesia Dapat Sumbangan Oksigen dari India dan Swiss

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 15:16 WIB

Terkini

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

×