Update Covid-19 Global: Asean Berpotensi Alami Gelombang Ketiga

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 07 September 2021 | 09:06 WIB
Update Covid-19 Global: Asean Berpotensi Alami Gelombang Ketiga
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukkan masih terjadi penambahan kasus baru di dunia sebanyak 396.311 infeksi dalam satu hari. Selain itu, angka kematian juga bertambah 6.569 jiwa dalam satu hari.

Data pada Worldometers per Selasa (7/9) pukul 07.30 WIB menunjukan, total kasus Covid-19 global selama pandemi telah mencapai 221,9 juta dengan kematian lebih dari 4,58 juta.

Wilayah Asia Tenggara menyumbangkan kurang lebih 5 persen dari total kasus Covid-19 di dunia.

"Asean sendiri menjadi wilayah di dunia yang aktif, salah satu yang aktif dengan total sekitar 10,5 juta kasus Covid-19," kata epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman dihubungi suara.com, Senin (6/9).

Wilayah yang terdiri dari sepuluh negara, termasuk Indonesia, itu juga telah mencatat angka kematian akibat Covid-19 lebih dari 230 ribu. Dicky menyebutkan, kasus positif juga angka kematian di Asean masih didominasi hampir setengahnya dari Indonesia.

Di sisi lain, jumlah testing Covid-19 di kebanyakan negara Asean juga dinilainya masih terlalu rendah. Kondisi itu menyebabkan Asean berisiko alami gelombang ketiga pandemi.

"Banyak negara di Asean sekarang terancam atau memiliki potensi gelombang ketiga. Varian delta sudah menjadi varian yang mendominasi. Bahkan kalau bicara Indonesia dan Malaysia, sama. Sudah lebih dari 90 persen bahkan varian delta menyebar," ucapnya.

Seperti gelombang ketiga yang telah terjadi di Inggris dan Amerika Serikat, lonjakan di wilayah Asean kemungkinan besar masih disebabkan virus Corona varian delta.

"Karena cakupan vaksinasi Asean juga termasuk Indonesia rendah. Sehingga masih banyak masyarakat rawan (terinfeksi)," ujarnya.

baca juga

Berikut daftar jumlah kasus Covid-19 di negara Asean:

  1. Indonesia 4,13 juta kasus
  2. Filipina 2,1 juta kasus
  3. Malaysia 1,86 juta kasus
  4. Thailand 1,29 juta kasus
  5. Vietnam 536.788 kasus
  6. Myanmar 417.971 kasus
  7. Kamboja 95.828 kasus
  8. Singapura 68.901 kasus
  9. Laos 16.068 kasus
  10. Brunei Darussalam 3.464 kasus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 6 September: Positif 217, Sembuh 724, Meninggal 17

Update COVID-19 Jakarta 6 September: Positif 217, Sembuh 724, Meninggal 17

Jakarta | Senin, 06 September 2021 | 19:22 WIB

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Update Covid-19 Global: Ini Negara yang Masuk Kategori Persyaratan Ketat dari Australia

Health | Senin, 06 September 2021 | 08:20 WIB

Update Covid-19 Global: 35 Negara dengan Kasus Positif Lebih dari Sejuta

Update Covid-19 Global: 35 Negara dengan Kasus Positif Lebih dari Sejuta

Health | Minggu, 05 September 2021 | 10:25 WIB

Terkini

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Rilis Masterpiece, LNGSHOT Lantunkan Pujian Tertinggi untuk Pujaan Hati

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

Mantan Pejabat Bareskrim Dilaporkan Tipu Investasi Tambang Rp58,5 Miliar, Kini Disidik

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Pemerintah Kembali Cari Utang ke China, Targetkan Raup 1,5 Miliar Dolar AS lewat Panda Bond

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bahlil Ancam Stop Ekspor Gas ke Negara yang Olok-olok Indonesia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:49 WIB

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:38 WIB

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×