Update Covid-19 Global: 35 Negara dengan Kasus Positif Lebih dari Sejuta

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 05 September 2021 | 10:25 WIB
Update Covid-19 Global: 35 Negara dengan Kasus Positif Lebih dari Sejuta
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Suara.com - Perkembangan kasus Covid-19 di dunia per Minggu (5/9) pukul 07.00 WIB menunjukan adanya penambahan kasus baru sebanyak 473.864 dan kematian 7.658 jiwa dalam 24 jam terakhir.

Dikutip dari situs Worldometers, total kasus Covid-19 global kini mencapai 221,07 juta tersebar dari 221 negara. Sementara kematian pada pasien Covid-19 di seluruh dunia tercatat 4,57 juta jiwa.

Selama sepekan terakhir, laporan infeksi baru di seluruh dunia turun 4 persen. Dari dua pekan sebelumnya 4,6 juta kasus menjadi 4,41 juta dalam tujuh hari terakhir. Angka kematian juga turun 6 persen, dari 70.048 jiwa menjadi 66.122 jiwa dalam sepekan.

Meski demikian, masih ada beberapa negara yang alami kenaikan kasus positif juga kematian mingguan. Beberapa di antaranya, Amerika Serikat yang masih memimpin jumlah kasus mingguan terbanyak, naik 3 persen. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Selain itu ada Selandia Baru yang kasus aktifnya naik 31 persen, Grenada naik 545 persen, Uruguay naik 42 persen, juga Singapura naik 80 persen. 

Sementara kenaikan kematian mingguan terjadi di Jepang sebanyak 47 persen. Juga Jerman 35 persen, India 15 persen dan Turki 10 persen.

Selama kurang lebih 20 bulan virus Covid-19 mewabah di dunia, hingga saat ini telah 35 negara yang melaporkan kasus positif lebih dari 1 juta. Dari data situs Worldometers, berikut daftar negara dengan jumlah kasus Covid-19 lebih dari 1 juta.

  1. Amerika Serikat 40,76 juta kasus
  2. India 32,98 juta kasus
  3. Brasil 20,87 juta kasus
  4. Rusia 6,99 juta kasus
  5. Inggris 6,94 juta kasus
  6. Perancis 6,82 juta kasus
  7. Turki 6,47 juta kasus
  8. Argentina 5,2 juta kasus
  9. Iran 5,1 juta kasus
  10. Kolombia 4,91 juta kasus
  11. Spanyol 4,87 juta kasus
  12. Italia 4,56 juta kasus
  13. Indonesia 4,12 juta kasus
  14. Jerman 4 juta kasus
  15. Meksiko 3,42 juta kasus
  16. Polandia 2,89 juta kasus
  17. Afrika Selatan 2,81 juta kasus
  18. Ukraina 2,29 juta kasus
  19. Peru 2,15 juta kasus
  20. Filipina 2,06 juta kasus
  21. Belanda 1,95 juta kasus
  22. Irak 1,91 juta kasus
  23. Malaysia 1,82 juta kasus
  24. Ceko 1,68 juta kasus
  25. Cili 1,64 juta kasus
  26. Jepang 1,54 juta kasus
  27. Kanada 1,51 juta kasus
  28. Bangladesh 1,51 juta kasus
  29. Thailand 1,28 juta kasus
  30. Belgia 1,19 juta kasus
  31. Pakistan 1,17 juta kasus
  32. Swedia 1,13 juta kasus
  33. Israel 1,11 juta kasus
  34. Romania 1,1 juta kasus
  35. Portugal 1,04 juta kasus

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

Ratusan Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

News | Minggu, 05 September 2021 | 09:50 WIB

Rumah Tipe MBR Paling Diburu Konsumen Saat Pandemi

Rumah Tipe MBR Paling Diburu Konsumen Saat Pandemi

Bisnis | Minggu, 05 September 2021 | 09:17 WIB

Kemenkes: Tidak Ada Kebocoran data di PeduliLindungi, Tapi Penyalahgunaan Informasi

Kemenkes: Tidak Ada Kebocoran data di PeduliLindungi, Tapi Penyalahgunaan Informasi

Health | Minggu, 05 September 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×