Cegah Kehamilan Tak Diinginkan, BKKBN Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi

M. Reza Sulaiman

Rabu, 29 September 2021 | 19:44 WIB
Cegah Kehamilan Tak Diinginkan, BKKBN Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi
Ilustrasi kehamilan. (Shuterstock)

Suara.com - Kehamilan yang tidak diinginkan bisa mempengaruhi kualitas hidup dan masa depan seseorang. Demi mencegah ini terjadi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menekankan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyebut pemberian edukasi kesehatan reproduksi bisa mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu.

“Ini juga lagi-lagi masalah kesehatan reproduksi, tidak paham tentang kesehatan reproduksi, sehingga seks bebas juga terjadi. Sebetulnya salah satu sumbernya karena tidak paham dengan kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, kuncinya memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi itu penting,” kata Hasto dalam Dialog Produktif Rabu Utama bertajuk “Program Keluarga Berencana di Masa COVID-19”.

Hasto menyebutkan alasan terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan, khususnya yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh tidak adanya pemakaian alat kontrasepsi pada ibu setelah melahirkan dan kurangnya pemahaman ibu soal kesehatan reproduksi.

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan reproduksi perempuan. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan reproduksi perempuan. (Shutterstock)

Menurut dia, edukasi seksualitas terutama terkait dengan masalah kesehatan reproduksi sangat penting dan dapat diberikan sejak anak berada di bangku sekolah dasar.

Namun, penyampaiannya perlu disesuaikan dengan usia anak dan harus menggunakan visualisasi yang tidak mengundang rangsangan emosi seksual.

Ia memberikan contoh, pada anak laki-laki yang duduk di bangku pertama sekolah dasar, dapat dibuatkan sebuah modul yang membahas mengenai permasalahan ada tidaknya kelainan bawaan pada alat kelamin anak.

Sedangkan pada anak perempuan, misalnya yang duduk di kelas lima, dapat diterangkan bahwa saluran reproduksi yang dimiliki telah terhubung dari luar sampai dalam. Sehingga, anak dapat diajarkan untuk tidak bermain di tempat yang kotor supaya tidak ada kotoran yang masuk ke dalam organ intim.

Melalui modul itu, kata dia, anak dapat diajarkan bagaimana ciri-ciri, bentuk alat kelamin yang sehat dan bagaimana harus menjaga kebersihannya. Hal itu dapat dilakukan dengan bantuan dari guru atau pelatih yang berjenis kelamin sama.

baca juga

“Kalau saya ingin memberikan pelajaran kepada anak kelas satu SD, modul yang saya buat adalah modul tentang masalah ada tidaknya kelainan bawaan. Kemudian yang menyampaikan guru atau pelatih yang sama-sama jenis kelaminnya. Laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan,” kata dia.

Hasto menegaskan kunci penting untuk dapat mengubah pola pikir masyarakat mengenai pemberian edukasi seksualitas merupakan hal yang tabu ialah melalui pengetahuan, supaya pola perilaku dan pola hidup masyarakat yang tidak baik menjadi berubah.

“Menurut saya, kuncinya adalah tentang perubahan mindset (pola fikir) dan perubahan mindset bisa terjadi kalau kita berikan masukan tentang pengetahuan. Terakhir, setelah ada pengetahuan, ada perubahan mindset baru. Dia akan berubah perilakunya atau kehidupan yang tidak positifnya,” kata Hasto. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin

Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:55 WIB

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:00 WIB

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:52 WIB

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:55 WIB

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:59 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Hukum Menikah saat Hamil Duluan, Apakah Harus Menunggu Lahiran? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:07 WIB

Terkini

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32 WIB

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

Sumbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:29 WIB

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:28 WIB

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:27 WIB

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

100 Kasus Kekerasan di Sekolah Selama 2026, FSGI Minta Permendikdasmen Nomor 6/2026 Dievaluasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026

BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×