Kasus Infeksi Covid-19 pada Anak di Malaysia Capai 400 Ribu

Jum'at, 01 Oktober 2021 | 10:24 WIB
Kasus Infeksi Covid-19 pada Anak di Malaysia Capai 400 Ribu
Ilustrasi: Pemakaman bayi terinfeksi Covid-19 di Malaysia [tangkapan layar Twitter @myJAWIKL]

Suara.com - Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengungkapkan, jumlah kasus Covid-19 pada anak di negaranya telah lebih dari 400.000 kasus. Jumlah itu meningkat dari sekitar 12.000 kasus yang tercatat selama pandemi 2020.

Menurut menteri dalam pidato utamanya di webinar tentang 'Hidup dengan Covid-19: Anak-anak dan Remaja', totalnya termasuk 252.569 anak sekolah dan 42.831 anak prasekolah. 

"Adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk memastikan anak-anak terlindungi dari Covid-19 dengan memastikan lingkungan yang aman bagi mereka, termasuk mengambil tindakan pencegahan dan perlindungan yang tepat," kata Khairy, seperti dikutip Bernama.

Pada Kamis (30/9), Malaysia mencatat 12.735 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi lebih dari 2,2 juta. Juga ada lebih dari 26.000 kematian.

Hampir 86 persen dari populasi orang dewasa di sana telah divaksinasi dua dosis sejak program imunisasi nasional diluncurkan pada Februari.

Anak-anak dan remaja berusia 12 hingga 17 tahun telah mulai menerima suntikan vaksin Covid-19 pada 20 September. Pemerintah menargetkan 80 persen dari mereka divaksinasi sebelum sekolah dibuka kembali pada 2022.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pemerintah telah memberikan 43 persen atau 1,35 juta individu berusia antara 12 hingga 17 tahun setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Dalam pidatonya, Khairy menekankan bahwa meskipun vaksinasi memberikan perlindungan dari efek buruk Covid-19, namun itu saja tidak cukup.

Masyarakat perlu terus mengamati praktik normal baru untuk menghindari risiko infeksi, termasuk memakai masker wajah dan mempraktikkan hidup bersihw sehari-hari, katanya.

Baca Juga: Hasil Drawing Piala Sudirman 2021, Indonesia Jumpa Malaysia di Perempat Final

"Di antara hal-hal yang perlu kita lakukan dan praktikkan di kalangan anak-anak adalah memakai masker setiap saat, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitiser, tidak bersekolah jika bergejala atau kontak dekat dengan pasien Covid-19, dan menjalani skrining di pintu masuk sekolah," tuturnya.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah sebelumnya mengatakan bahwa tren peningkatan infeksi Covid-19 di kalangan anak-anak di bawah 18 tahun di Malaysia memang mengkhawatirkan.

Ia mengatakan dengan adanya program imunisasi, Kemenkes berharap risiko penularan di sekolah dapat dikurangi bahkan mencegah terjadinya kasus dan klaster di sekolah.

"Untuk itu, orang tua dan wali disarankan untuk segera mendaftarkan anaknya yang memenuhi syarat, melalui lembaga pendidikan masing-masing dan melalui aplikasi MySejahtera, untuk segera divaksinasi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI