Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:00 WIB
Gejala Baru Virus Corona Covid-19, dari Kulit Terkelupas hingga Mengerut!
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, ada tiga gejala utama virus corona Covid-19, yakni batuk terus-menerus, demam tinggi, kehilangan indra penciuman dan rasa.

Tapi, para ahli menemukan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 varian Delta cenderung menunjukkan gejala yang menyerupai flu biasa, seperti pilek.

Data dari aplikasi ZOE Symptom Tracker menunjukkan bahwa gejala virus corona Covid-19 varian Delta yang paling banyak dialami sebagian besar orang adalah pilek.

Gejala ini pun diikuti oleh sakit kepala, bersin, sakit tenggorokan dan kehilangan indra penciuman. Ketika infeksi terus meningkat, semakin banyak orang yang menceritakan gejalanya di media sosial.

Seorang wanita mengaku kulit tangannya menjadi terkelupas dan gatal-gatal setelah tertular virus corona Covid-19. Ia bercerita, jari-jari tangannya menjadi sangat kering hingga mengelupas ketika terinfeksi virus corona.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Profesor Tim Spector, dari King's College London mengatakan pengelupasan kulit dapat berhubungan dengan gejala lain yang dilaporkan secara luas.

"Kulit terkelupas akibat virus corona Covid-19 ini kedengarannya mirip dengan Covid toed. Tapi, chilblains juga bisa menyebabkan kulit terkelupas" kata Profesor Tim Spector dikutip dari The Sun.

Berikut ini beberapa gejala aneh virus corona Covid-19 yang harus diwaspadai.

1. Kulit mengerut

Gejala aneh virus corona Covid-19 lainnya yang dilaporkan adalah kulit tangan yang mengerut, seperti setelah kita merendamkan kulit tangan atau kaki terlalu lama di dalam air.

Diana Pardo, 23, mengatakan kulit tangannya akan mengerut ketika menyentuh air. Gejala ini dimulai sekitar hari kelima infeksi virus corona Covid-19, yang membuat tangannya akan terasa kencang serta kering.

Dalam beberapa menit setelah mandi, tangannya akan menjadi sangat kering meskipun ia belum pernah mengalami sebelumnya.

2. Hives

Banyak orang telah melaporkan masalah kulit setelah tertular virus corona Covid-19. Gejala ini bisa disebabkan oleh aktivasi berlebihan dari bagian sistem kekebalan yang dikenal sebagai respons komplemen. Hal ini pun bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah.

Pasien lain mengatakan infeksinya dimulai dari gejala seperti flu, tetapi wajah dan kulitnya perlahan terasa gatal. Rebecca Lefevre, 31, mengatakan ruamnya menjadi sangat parah sehingga bibirnya juga membengkak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru, Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penyintas hingga 30 Persen!

Studi Baru, Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penyintas hingga 30 Persen!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:13 WIB

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Studi: Obat Kumur Bisa Membantu Melindungi dari infeksi Covid-19 Parah

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Awas, Ini 4 Tanda Infeksi Virus dan Flu Sudah Parah!

Awas, Ini 4 Tanda Infeksi Virus dan Flu Sudah Parah!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB