Sudah di Jalan yang Benar, Indonesia Bakal Terus Perkuat Program Vaksinasi

M. Reza Sulaiman

Senin, 08 November 2021 | 17:46 WIB
Sudah di Jalan yang Benar, Indonesia Bakal Terus Perkuat Program Vaksinasi
Vaksinasi Covid-19. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Meski sudah berhasil menyuntikkan 200 juta dosis vaksin Covid-19, pemerintah Indonesia terus memperkuat program vaksinasi nasional untuk mencapai target herd immunity alias kekebalan kelompok.

Menurut data Kemenkes RI, program vaksinasi pemerintah sudah mencapai sekitar 40 persen untuk kategori dosis lengkap, dan 60 persen untuk dosis pertama.

“Tekad WHO adalah memvaksinasi, minimal satu dosis, sekurang-kurangnya 40% warga di setiap negara di dunia di akhir tahun ini. Dan 70% di tahun depan. Indonesia sudah melewati milestone, batas capaian minimal tersebut. Dan dalam arah yang sesuai, on track, menuju ke milestone berikutnya,” papar juru bicara Satgas Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro, dikutip dari situs resmi Satgas.

Artinya, ada 77.687.838 orang Indonesia yang sudah mendapatkan dosis lengkap. Selain itu, masih ada 46.136.361 yang belum mendapatkan suntikan kedua atau baru mendapat dosis pertama.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah, Sp.A(K) meminta orangtua tidak ragu membawa anaknya yang berusia 6-11 tahun untuk divaksinasi Covid-19.
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah, Sp.A(K) meminta orangtua tidak ragu membawa anaknya yang berusia 6-11 tahun untuk divaksinasi Covid-19.

“Ada dua pesan dari statistik ini: Pertama, yang belum suntik kedua, pastikan tepati jadwalnya, dan lengkapi perlindungan Anda. Jangan dilewatkan meski situasi membaik saat ini. Kedua, masih ada sekitar 84 juta saudara-saudari kita yang belum mendapat satu pun dosis vaksin COVID-19. Ayo daftarkan, antarkan, dan temani mereka yang belum divaksinasi. Datangi ke rumah kalau perlu,” kata Reisa.

“Prinsip tumbuhnya kekebalan bersama terhadap COVID-19 wajib berdasarkan pemerataan vaksinasi di semua kelompok sasaran, termasuk 100 persen capaian di kelompok lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya, serta anak-anak. Indonesia akan aman dari ancaman COVID-19, kalau semua orang Indonesia aman. Bukan Sebagian,” tambahnya.

Oleh karena itu, Reisa meminta kepada seluruh Gubernur dan Walikota, serta segenap masyarakat di pelosok nusantara untuk menyukseskan cakupan 100 persen di semua kelompok.

Laporan WHO Indonesia berjudul External Situation Report Nomor 79 yang terbit 3 November 2021 menyoroti beberapa provinsi yang cakupannya masih dibawah rata-rata nasional, yaitu dibawah 60 persen dosis pertama dan dibawah 40 persen dosis kedua.

Hanya Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Kepulauan Riau yang sudah menyelaraskan capaian vaksinasi mereka dengan rata-rata capaian nasional, menurut laporan tersebut.

baca juga

“Kami yakin perjuangan kita tidak akan berhenti sampai disini. Selama pandemi belum berakhir, vaksinasi harus kita gencarkan. Untuk semua. Tanpa kecuali. Tidak ada yang boleh tertinggal,” tegas Reisa.

Reisa juga mengingatkan selama pandemi belum berakhir dan capaian vaksinasi belum 100 persen, protokol kesehatan harus tetap dilakukan.

“Jangan lengah. Virus SARS COV-2 tetap mengintai. Meski angka kasus aktif dibawah 12 ribu, penambahan kasus per hari dibawah 1000, angka kematian per hari semakin turun dan level PPKM mayoritas kabupaten-kota di Indonesia sudah di level 1 dan level 2, bukan berarti kita berhenti waspada. Lengah sedikit, virusnya siap menyerang kembali. Memanfaatkan keteledoran kita.”

Dokter Reisa mengingatkan akan jauh lebih mudah tetap disiplin mempraktikkan 5 M—Memakai masker dengan benar dan tidak membuka ketika bertemu orang lain di tempat umum, menjaga jarak aman dari orang lain, menjauhi kerumunan meski mayoritas aktivitas masyarakat sudah diperbolehkan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih, dan selektif dalam bermobilitas untuk mengurangi risiko penularan—dibandingkan menghadapi potensi gelombang ketiga.

“Jangan biarkan Ibu Pertiwi berduka lagi. Cegah sebisa mungkin, sekeras mungkin, semaksimal mungkin datangnya gelombang ketiga, kenaikan kasus luar biasa untuk ketiga kalinya. Ayo, kita pasti bisa.”

“Caranya? Lewat vaksinasi 100 persen, merata untuk semua. Vaksinasi akan menumbuhkan kekebalan kelompok. Sedangkan dengan vaksin dan tetap disiplin prokes ketat, kita akan tumbuhkan ‘Ketahanan Kesehatan’, resilience, atau Kekebalan Bangsa terhadap COVID-19. Ayo tetap bermasker. Ayo cepat vaksinasi. Ayo bersama akhiri pandemi ini,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×