Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Dinda Rachmawati

Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus (Dok. Etana)
baca 10 detik
  • Kanker serviks di Indonesia disebabkan infeksi HPV, sehingga vaksinasi menjadi langkah preventif paling efektif guna menekan risiko penyakit.
  • PT Etana Biotechnologies Indonesia berkomitmen mendukung kemandirian vaksin nasional melalui pengembangan vaksin HPV serta produksi vaksin lokal lainnya.
  • Penyediaan vaksin berkualitas yang tersertifikasi halal diharapkan mampu meningkatkan cakupan imunisasi serta kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Suara.com - Kanker serviks masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi perempuan Indonesia. Penyakit yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV) ini sering kali terlambat terdeteksi karena gejalanya tidak selalu muncul pada tahap awal. 

Akibatnya, banyak pasien baru mendapatkan penanganan ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting. Selain pemeriksaan rutin, vaksinasi HPV kini diakui sebagai salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko terjadinya kanker serviks.

Vaksin ini bekerja dengan membentuk kekebalan tubuh terhadap tipe-tipe HPV yang paling sering menyebabkan kanker. Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap vaksin HPV di Indonesia terus meningkat. 

Pemerintah memperluas program imunisasi, sementara berbagai pihak di sektor kesehatan juga mulai memperkuat pengembangan dan penyediaan vaksin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu yang turut mengambil peran adalah PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana). Perusahaan biofarmasi nasional tersebut menegaskan komitmennya untuk mendukung kesehatan masyarakat melalui inovasi vaksin, termasuk pengembangan vaksin HPV sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks.

Director of Vaccine and Anti Infectious Business Unit Etana, Indra Lamora, mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap vaksin yang berkualitas dan mudah diakses menjadi salah satu alasan penting di balik berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan.

"Kami terus berkomitmen menghadirkan inovasi vaksin yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Melalui pengembangan vaksin HPV, produksi lokal PCV-13, serta kehadiran vaksin meningitis yang kini telah resmi kami luncurkan, kami ingin berkontribusi nyata dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Menurut Indra, imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Karena itu, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi perlu terus didorong, seiring dengan upaya memperkuat kemandirian vaksin nasional.

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan vaksin HPV. Sebelumnya, Etana telah memproduksi vaksin PCV-13 di dalam negeri untuk membantu mencegah pneumonia pada anak. 

baca juga

Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian anak, sehingga kehadiran vaksin ini dinilai penting dalam mendukung program kesehatan nasional. Saat ini, vaksin PCV-13 produksi Etana telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional pemerintah.

Selain itu, perusahaan juga telah menghadirkan vaksin meningitis yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan imunisasi masyarakat, termasuk kelompok berisiko dan calon jemaah haji maupun umrah yang memerlukan perlindungan terhadap penyakit tersebut.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan vaksin, aspek kepercayaan masyarakat juga menjadi perhatian penting. Untuk itu, Etana memastikan setiap vaksin lokal yang dikembangkan memenuhi standar sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). 

Langkah ini diharapkan dapat memperluas penerimaan masyarakat terhadap inovasi kesehatan yang terus berkembang. Namun, para pakar kesehatan menilai bahwa keberhasilan vaksinasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produk. 

Edukasi yang tepat, distribusi yang merata, serta kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, institusi riset, dan industri menjadi faktor yang sama pentingnya untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

Dalam setiap tahap pengembangan produk, Etana menyatakan terus mengedepankan standar global terkait kualitas, keamanan, dan efikasi. Pendekatan tersebut dilakukan agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Perkembangan vaksin HPV menjadi salah satu gambaran bagaimana dunia kesehatan terus bergerak menuju pendekatan yang lebih preventif. Ketika masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi dan akses terhadap vaksin semakin luas, peluang untuk menekan angka kanker serviks di Indonesia pun menjadi semakin besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:42 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×