Dokter Tirta Bantah Micin Bikin Bodoh: Sama Kayak Ingin BAB Disuruh Pegang Batu

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 18:49 WIB
Dokter Tirta Bantah Micin Bikin Bodoh: Sama Kayak Ingin BAB Disuruh Pegang Batu
Ilustrasi MSG (Pixabay)

Suara.com - Viral praktisi kesehatan, Dokter Tirta Mandira Hudi atau yang akrab disapa dr. Tirta, dengan tegas membantah anggapan monosodium glutamate (MSG) alias micin bikin bodoh.

Bahkan, secara frontal, dr. Tirta menyandingkan anggapan micin bikin bodoh, selaiknya saat ingin buang air besar tapi diminta menggengam batu. Padahal keduanya tidak berhubungan.

"Micin bikin bodoh, dia nggak riset, saya kayak kebelet berak pegang batu. Kalau saya flu karena kebanyakan minus es, itu nggak ada hubungannya," ujar dr. Tirta dalam perbincangan bersama @volix.media di Instagram, dikutip suara.com, Senin (22/11/2021).

Dokter yang juga influencer itu menyebut bahwa tidak masalah mengonsumsi micin, selama sesuai dengan batas yang wajar.

"Nggak apa-apa konsumsi micin, asal sesuai kategori sesuai anjuran 3 gram sampai 6 gram sehari, seperti 2 sendok makan," jelas dr. Tirta.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa 2 sendok makan sehari micin ini tidak dikategorikan dengan sekali konsumsi, tapi dalam satu hari dalam makanan yang dikonsumsi sebaiknya kandungan micinnya tidak lebih dari 2 sendok makan.

Penjelasan yang disampaikan dr. Tirta ini sudah disukai nyaris lebih dari 24 ribu orang.

Bahkan video kembali dibagikan oleh akun @indovidgram, dan dalam setengah jam sudah disukai lebih 21 ribu orang.

Apa yang disampaikan dr. Tirta juga senada dengan yang disampaikan Prof. Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan dan Gizi Pangan Fakultas Ekologi Manusias (FEMA) IPB.

Ia mengatakan MSG merupakan salah satu zat gizi yang terdiri dari asam glutamat tapi dikombinasikan dengan natrium (yang umumnya ada di garam), sehingga menimbulkan rasa gurih.

"Walaupun asupannya harus diturunkan tapi dia dibutuhkan oleh tubuh kita. Asam glutamat, natrium dan air tiga-tiganya merupakan zat gizi, dan bukan unsur kimia berbahaya," tutur Prof. Sulaeman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Gizi IPB: Sejak Bayi, Manusia Sudah Mengecap Rasa Gurih dari ASI

Pakar Gizi IPB: Sejak Bayi, Manusia Sudah Mengecap Rasa Gurih dari ASI

Health | Kamis, 18 November 2021 | 12:15 WIB

Lebih Baik Mana, Masak Pakai MSG atau Garam?

Lebih Baik Mana, Masak Pakai MSG atau Garam?

Lifestyle | Kamis, 18 November 2021 | 07:10 WIB

Viral Tanaman Cabai dan Stroberi Tumbuh Subur Gara-Gara Dipupuk Pakai Micin

Viral Tanaman Cabai dan Stroberi Tumbuh Subur Gara-Gara Dipupuk Pakai Micin

Jogja | Jum'at, 12 November 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB