Menkes: Bantuan AI Akan Ubah Industri Kesehatan

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:39 WIB
Menkes: Bantuan AI Akan Ubah Industri Kesehatan
Menkes Budi Gunadi Sadikin di acara rakernas Ikatan Apoteker Indonesia, yang digelar secara virtual.

Suara.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan sokongan teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI), big data, hingga Internet of Things (IoT) akan mengubah kegiatan di sektor kesehatan secara drastis.

"Dengan bantuan AI, big data, IoT, itu akan mengubah drastis konstelasi industri kesehatan, mulai dari sisi diagnosis, testing, screening, semuanya akan berubah termasuk delivery-nya," kata Menkes seperti dikutip dari ANTARA.

Oleh sebab itu transformasi teknologi kesehatan menjadi salah satu fokus pemerintah saat ini, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Saat ini memang kita masih banyak melihat pemain di (sektor) delivery seperti telemedisin, teleconsultation. Tapi, dengan data integrasi yang nanti rencananya akan kita lakukan, diharapkan ribuan bahkan jutaan CT Scan bisa masuk, puluhan juta data MRI bisa masuk. Dan ini sangat membantu machine learning dan AI yang jago juga akan sangat membantu itu," paparnya.

Ia pun berharap peran perusahaan teknologi bisa semakin memasyarakatkan dan mempermudah publik mengakses layanan kesehatan.

Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang dipantau daring, Senin (26/7/2021). (ANTARA/Devi Nindy)
Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang dipantau daring, Senin (26/7/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

"Kita banyak memakai cloud services, maps, dan saya berharap komunikasi bisa dibantu. Misalnya lewat YouTube juga untuk mensosialiasikan, mengedukasi, dan mempromosikan (industri, layanan) kesehatan. Sehingga (informasi kesehatan) bukan hanya didapatkan lewat buku dan koran, tapi juga bisa lewat Google, YouTube," ujar mantan wakil menteri BUMN tersebut.

Sebelumnya pada Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 pekan lalu, Menkes mengatakan teknologi kesehatan menjadi salah satu pilar dalam transformasi digital yang merujuk pada 5 sasaran Jaminan Kesehatan Nasional.

Terkait teknologi kesehatan, saat ini Kementerian Kesehatan tengah menyusun tiga proyek integrasi yakni: Sistem Data, Aplikasi Pelayanan dan Pengembangan Ekosistem.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes: Mal di Jakarta Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Menkes: Mal di Jakarta Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Tekno | Rabu, 01 Desember 2021 | 22:47 WIB

Ancaman Baru Dunia, Jokowi Perintahkan Menkes Pantau dan Update Varian Omicron Saban Hari

Ancaman Baru Dunia, Jokowi Perintahkan Menkes Pantau dan Update Varian Omicron Saban Hari

News | Selasa, 30 November 2021 | 14:56 WIB

Klaim Kode Redeem FF 30 November 2021, Gratis AI Weapon Loot Crate

Klaim Kode Redeem FF 30 November 2021, Gratis AI Weapon Loot Crate

Tekno | Selasa, 30 November 2021 | 08:08 WIB

Terkini

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

Kasus Penyadapan Terbongkar, Istana Beri Sinyal Bakal Bersih-bersih Terus!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Update Ranking Terbaru AFC Usai Persib Kalahkan Tim Australia, Liga Indonesia Peringkat Berapa?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Sibuk Parah tapi Tetap Butuh Kafein? Kopi Susu Botolan Ini Siap Bikin Harimu Auto Produktif

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:18 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Harga HP Xiaomi Terbaru November 2026, Cek Spesifikasi dan Keunggulannya

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 14:16 WIB

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

Mulai 1 Desember, Warga Bekasi-Karawang Bisa Naik Kereta Jarak Jauh Tanpa ke Jakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:15 WIB

×