Program Ini Dorong Peneliti Muda Ciptakan RIset Untuk Solusi Kesehatan

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 14 Desember 2021 | 16:35 WIB
Program Ini Dorong Peneliti Muda Ciptakan RIset Untuk Solusi Kesehatan
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Untuk mendukung dan mendorong para peneliti muda melakukan riset dan menciptakan terobosan baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka kembali menggelar Merck Young Scientist Award.

Tahun ini, Merck mengumumkan lima pemenang, setelah menerima 120 proposal riset dalam tiga kategori yang berbeda: biologi, kimia, dan studi COVID-19.

"Banyaknya jumlah proposal yang kami terima menunjukan tingginya minat peserta dalam mendorong riset life science di Indonesia, dimana merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia,” kata Christopher Thomas, Presiden Direktur PT Merck Chemicals and Life Science dalam siaran pers yang Suara.com terima, Selasa (14/12/2021).

Program Ini Dorong Peneliti Muda Ciptakan RIset Untuk Solusi Kesehatan.
Program Ini Dorong Peneliti Muda Ciptakan RIset Untuk Solusi Kesehatan.

Kelima peneliti muda yang telah berhasil meraih Merck Young Scientist Award 2021 yaitu, Athanasia Amanda Septevani, sebagai pemenang pertama, Pietradewi Hartrianti, sebagai pemenang kedua, Andri Hardiansyah sebagai pemenang ketiga, Febri Wulandari sebagai pemenang keempat dan Yesiska Kristina Hartanti sebagai pemenang kelima.

Merck Young Scientist Award merupakan program yang diluncurkan pada tahun 2018 untuk mengapresiasi berbagai riset life science yang telah dilakukan di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap peran penelitian life science yang mampu menghadirkan berbagai solusi kesehatan. 

Merck Young Scientist Award merupakan program yang dapat diikuti oleh para mahasiswa dan ilmuwan muda maupun profesional yang bekerja di lembaga penelitian negara, swasta, ataupun rumah sakit.

Dr. Ratih Asmana Ningrum Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang juga Ketua Panel Juri untuk Merck Young Scientist Award mengungkap bahwa dirinya senang melihat antusiasme dari para peneliti muda yagn telah mengirimkan proposal riset mereka dan berkontribusi dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya di bidang life science.

"Proses seleksi dilakukan secara ketat, di mana panel juri memberikan penilaian berdasarkan tiga aspek peneliatan, yaitu proses dan pelaksanaan riset; kreativitas dan originalitas riset, dan juga kemampuan riset dalam mengingkatkan kesehatan masyarakat dan mendorong perkembangan sektor life science," tutup dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Peraturan Karantina, Masyarakat Diminta Dewasa dan Keteladanan

Soal Peraturan Karantina, Masyarakat Diminta Dewasa dan Keteladanan

Bekaci | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:31 WIB

Peneliti BRIN: Gempa Larantuka Bukan Perulangan Dari Gempa-Tsunami di Flores 1992

Peneliti BRIN: Gempa Larantuka Bukan Perulangan Dari Gempa-Tsunami di Flores 1992

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:22 WIB

Siswa SD Menangis saat Disuntik Vaksin Covid-19

Siswa SD Menangis saat Disuntik Vaksin Covid-19

Foto | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×