WHO Rekomendasikan Pencampuran Vaksin Covid-19, Ini Catatannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 Desember 2021 | 18:58 WIB
WHO Rekomendasikan Pencampuran Vaksin Covid-19, Ini Catatannya!
ilustrasi vaksin Covid-19. [Envato Elements]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah merekomendasikan campuran vaksin Covid-19 dari produsen yang berbeda untuk dosis kedua dan suntikan booster vaksin Covid-19.

Berdasarkan ketersediaan, vaksin Covid-19 berbasis mRNA, seperti vaksin Pfizer dan Moderna bisa diberikan kepada orang yang sudah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca sebagai suntikan dosis kedua atau suntikan booster.

WHO juga mengatakan campuran vaksin AstraZeneca dan vaksin Covid-19 mRNA juga bisa digunakan setelah dosis awal vaksin Covid-19 Sinopharm.

WHO mendukung pendekatan fleksibel untuk menggunakan metode vaksinasi homolog (vaksin Covid-19 dari produsen yang sama) atau heterolog (campuran vaksin Covid-19 dari produsen yang berbeda).

Pernyataan WHO ini berkaitan dengan upaya vaksinasi primer dan suntikan booster. Suntikan booster harus diberikan ketika tingkat respons imun pada populasi yang divaksinasi telah berkurang seiring waktu.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Pedoman ini dikembangkan berdasarkan saran yang dikeluarkan oleh Strategic Advisory Group of Experts (SAGE) tentang vaksinasi pada awal Desember 2021.

Saat ini dilansir dari India Today, banyak negara menghadapi kendala pasokan vaksin Covid-19 di tengah munculnya berbagai varian baru virus corona Covid-19.

Mereka merekomendasikan campuran vaksin Covid-19 ini agar program vaksinasi lebih fleksibel, sehingga lebih cepat menjangkau sebagian besar populasi.

Namun, WHO menambahkan bahwa pencampuran vaksin Covid-19 yang berbeda ini harus mempertimbangkan proyeksi pasokan, aksesibilitas, manfaat dan risiko vaksin Covid-19.

baca juga

Vaksin vektor virus berisi instruksi untuk membuat antigen virus corona. Sedangkan, vaksin Covid-19 mRNA menggunakan kode dari virus corona Covid-19 untuk memicu respons imun pada penerima.

Vaksin mengambil virus corona Covid-19 yang tidak aktif dan menonaktifkannya atau membunuhnya menggunakan bahan kimia atau radiasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lengkap! Ini Rekomendasi IDAI Terkait Pemberian Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11Tahun

Lengkap! Ini Rekomendasi IDAI Terkait Pemberian Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11Tahun

Health | Jum'at, 17 Desember 2021 | 17:30 WIB

Mutasi Varian Omicron Sangat Cepat, WHO Berikan Saran Vaksin Booster yang Harus Diberikan

Mutasi Varian Omicron Sangat Cepat, WHO Berikan Saran Vaksin Booster yang Harus Diberikan

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Desember 2021 | 17:02 WIB

Siap-siap! Daerah Vaksinasi Rendah akan Dapat Sanksi Tegas dari Mendagri

Siap-siap! Daerah Vaksinasi Rendah akan Dapat Sanksi Tegas dari Mendagri

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Desember 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×