Agar Cepat Sembuh, Kenali 3 Fase Utama Proses Penyembuhan Luka

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 13:47 WIB
Agar Cepat Sembuh, Kenali 3 Fase Utama Proses Penyembuhan Luka
Ilustrasi luka. (Shutterstock)

Suara.com - Merawat luka di tubuh membutuhkan ketelitian super ekstra. Luka sendiri merupakan terputusnya kontinuitas jaringan akibat trauma yang dapat berlansung akut.

Luka bisa terjadi karena berbagai alasan seperti kecelakaan lalulintas, luka bakar, maupun kronik atau berlangsung perlahan-lahan seperti luka dekubitus atau luka diabetes.

Dikutip Suara.com dari siaran pers Klinik The IndRa, Jumat (7/1/2022), pada prinsipnya, penyembuhan luka terdiri dari tiga fase yaitu fase inflamasi, proliferasi dan fase maturasi.

Untuk mempersingkat waktu penyembuhan luka, umumnya luka harus dibersihkan dari jaringan yang tidak sehat, baik dengan pemberian bahan penutup luka (dressing) maupun tindakan operasi.

Bakti sosial bagi Warga Binaan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 (Dok. Klinik The IndRa)
Bakti sosial bagi Warga Binaan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 (Dok. Klinik The IndRa)

Namun satu hal yang penting, penyembuhan luka tidak semata hanya pada luka tetapi juga ada faktor intrinsik dan ekstrinsik yang berperan pada penyembuhan luka.

Misal kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol yang terbukti dapat mengganggu penyembuhan luka. Demikian pula obesitas dan adanya penyakit komorbid seperti diabetes, hipertensi dapat memperpanjang fase penyembuhan luka.

Dikatakan oleh Penanggung Jawab Klinik The IndRa, DR Dr Ni Made Swantari, pihaknya memiliki layanan unggulan perawatan luka kronik atau luka yang sulit sembuh.

Belum lama ini, klinik tersebut mengadakan bakti sosial bertajuk The IndRa Peduli dengan memberikan perawatan luka dan pengobatan umum bagi Warga Binaan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Kami mendapat banyak pengetahuan mengenai luka, bagaimana cara membersihkan luka yang kotor" ucap Aliet Wicaksono, salah satu tim perawat yang bertugas di Panti.

Dari 80 dari 500 warga binaan ODGJ yang mengikuti kegiatan, masalah kesehatan utama yang ditemukan adalah hipertensi dan penyakit kulit. Selain itu terdapat juga warga dengan luka yang cukup dalam dan sering kambuh saat sudah sembuh.

Beberapa warga yang memiliki masalah kesehatan kronik juga tidak luput mendapat perhatian dalam kegiatan ini berkat skrining yang sangat baik dari tim perawat Panti.

Selama ini mereka kesulitan mendapatkan pengobatan karena masih menjalani proses pendaftaran kependudukan sehingga nantinya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang didukung BPJS.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga memberikan edukasi kesehatan melalui pemutaran video yang diakhiri permainan edukatif cerdas tangkas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berita Hits Kesehatan: Tanda Diabetes di Mulut, Makanan Laut Picu Kolesterol Tinggi

Berita Hits Kesehatan: Tanda Diabetes di Mulut, Makanan Laut Picu Kolesterol Tinggi

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 20:19 WIB

2 Tanda Kadar Gula Darah Tinggi di Mulut pada Penderita Diabetes, Apa Saja?

2 Tanda Kadar Gula Darah Tinggi di Mulut pada Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 16:24 WIB

Turunkan Kadar Gula Darah dalam 30 Menit, Cobalah Konsumsi Minuman Ini!

Turunkan Kadar Gula Darah dalam 30 Menit, Cobalah Konsumsi Minuman Ini!

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:55 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB