Turunkan Kadar Gula Darah dalam 30 Menit, Cobalah Konsumsi Minuman Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 05 Januari 2022 | 13:55 WIB
Turunkan Kadar Gula Darah dalam 30 Menit, Cobalah Konsumsi Minuman Ini!
Ilustrasi minuman jeruk. (Sumber: henryhappened.com)

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang bisa memicu komplikasi berbahaya bila kadar gula darah tinggi tidak terkontrol.

Tapi, perubahan pola makan bisa menjadi kunci untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Adapun makanan yang bisa membantu mengontrol diabetes tipe 2 adalah makanan dengan indeks glikemik (GI) rendah, karena memiliki dampak kecil pada kadar gula darah.

GI adalah sistem penilaian untuk makanan yang mengandung karbohidrat. Kadar GI sebuah makanan ini menunjukkan seberapa cepat setiap makanan mempengaruhi kadar gula darah (glukosa) Anda ketika mengonsumsinya.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Research Notes dilansir dari Express, jus calamansi atau jus jeruk kalamansi terbukti memiliki indeks GI yang rendah.

Ilustrasi diabetes, kadar gula darah. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi diabetes, kadar gula darah. [Dok.pixabay/stevepb]

Para peneliti juga mengamati penurunan kadar gula darah dalam tubuh pada penderita diabetes tipe 2 hanya dalam waktu 30 menit setelah meminumnya.

Jus jeruk kalamansi adalah minuman menyegarkan dan mengandung banyak air yang buahnya sekilas terlihat seperti jeruk nipis.

Studi mengenai hal ini dilakukan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) antara Januari dan Mei 2018 di laboratorium pengajaran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universiti Malaysia Serawak.

Studi ini melibatkan laki-laki usia 18 hingga 19 tahun yang disarankan tidak minum alkohol dan tidur setidaknya selama 6 hingga 8 jam, serta berpuasa selama 8 hingga 10 jam sebelum dites.

Sebanyak 4 tes yang dilakukan termasuk, tes glukosa yang menggunakan 3 minuman manis dan 1 tes menggunakan jus jeruk kalamansi. Semua tes itu dilakukan dalam waktu 1 sampai 2 minggu setelah tes sebelumnya.

Setiap tes berlangsung selama dua jam. Kemudian, peneliti akan mengukur glukosa darah mereka dalam 30 menit setelah mengonsumsi minuman manis.

Lalu, peneliti akan menguji urine dan darah mereka setiap interval 30 menit sampai 2 jam. Prosedur yang sama juga dilakukan setelah para peserta minum jus jeruk kalamansi.

Glukosa darah post-prandial (setelah makan) pada 30 menit setelah konsumsi minuman manis atau jus jeruk kalamansi menunjukkan bahwa glukosa darah meningkat 9 mmol/L pada orang yang mengonsumsi minuman manis dan 7,9 mmol/L pada orang yang minum jus jeruk kalamansi.

Temuan penelitian ini pun menunjukkan kenaikan gula darah terlihat lebih lambat pada orang setelah minum jus jeruk kalamansia, dibandingkan orang yang mengonsumsi minuman manis.

Dalam hal ini, minum jus jeruk kalamansi berpotensi rendah untuk meningkatkan kadar glukosa darah. Selain itu, makanan rendah GI lainnya, termasuk buah dan sayuran, serta makanan gandum utuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang yang Punya Tumor Jinak Tipe Ini Berisiko Tinggi Idap Diabetes Tipe 2 dan Hipertensi

Orang yang Punya Tumor Jinak Tipe Ini Berisiko Tinggi Idap Diabetes Tipe 2 dan Hipertensi

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 16:55 WIB

Perhatikan, Inilah Gejala yang Muncul di Malam Hari ketika Kadar Gula Darah Tinggi

Perhatikan, Inilah Gejala yang Muncul di Malam Hari ketika Kadar Gula Darah Tinggi

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 17:12 WIB

Waspadai Gejala Diabetes, Seberapa Sering Anda Buang Air Kecil?

Waspadai Gejala Diabetes, Seberapa Sering Anda Buang Air Kecil?

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 20:33 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB