Pasien Penyakit Jantung Terus Bertambah, RS Ini Buka Poliklinik Khusus

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 09 Januari 2022 | 18:15 WIB
Pasien Penyakit Jantung Terus Bertambah, RS Ini Buka Poliklinik Khusus
Ilustrasi serangan jantung. [Envato]

Suara.com - Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit dengan beban kesehatan tertinggi di Indonesia. Setiap tahunnya, mereka yang mengalami penyakit jantung sendiri terus bertambah.

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyebutkan bahwa setidaknya 15 dari 1.000 orang individu di Indonesia menderita penyakit jantung atau kardiovaskular di Indonesia. 

Bentuk gangguan bermacam-macam, misalnya berupa gangguan pada pembuluh darah jantung, katup jantung, atau otot jantung. Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh infeksi atau kelainan lahir.

Maka dari itu kenyamanan dan keamanan pasien dengan penyakit jantung sangat menjadi prioritas bagi pelayanan di setiap rumah sakit. Hal itu yang menjadi dasar Rumah Sakit Siloam Bali kini telah membuka klinik khusus pasien jantung.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Dalam keterangannya, Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. Dewa Ketut Oka mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah memiliki poliklinik jantung. Meski demikian pembukaan penambahan layanan poliklinik khusus pasien jantung jantung guna mengurangi antrean pasien. 

"Sebenarnya kita sudah memiliki poliklinik jantung di lantai tiga, ada tiga ruangan poliklinik kemudian di bawah di tempat MCU ada dua ruangan poliklinik untuk dua dokter yang praktek di sana. Sering sekali terjadi bahwa yang di bawah itu terlalu banyak pasien, kekurangan tempat duduk dan physical distancing tidak bisa kita atur karena itu gabung antara medical check-up dengan pelayanan jantung. Nah itu yang kita jadi pemikiran sehingga ini harus dipisahkan dan menjadi tempat poliklinik Jantung," ungkapnya pada, Jumat 7 Januari 2022.

Seperti diketahui, selama masa pandemi sekarang ini, orang dengan komorbid terutama penyakit kardiovaskular memiliki risiko yang sangat tinggi apabila terpapar COVID-19. Kondisi itu dikhawatirkan dapat menyebabkan perburukan bahkan kematian.

Hal ini terlihat dari data di RS, yang menunjukkan bahwa tingkat perawatan di RS dan angka kematian pasien COVID-19 dengan komorbid juga meningkat selama pandemi.

Kondisi tersebut juga yang membuat , dr. Dewa Ketut Oka berusaha untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Klinik jantung Rumah Sakit Siloam Bali terletak di lantai 2 area Lippo Plaza Sunset Mall, Terdiri dari 2 ruang pemeriksaan serta alat penunjang diagnosa terbaik seperti Treadmill, Echo, dan ECG.

baca juga

Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. Dewa Ketut Oka mengatakan, pelayanan Klinik Jantung yang disediakan oleh Rumah Sakit Siloam Bali meliputi semua tipe pasien, baik pasien umum, pasien asuransi yang meliputi asuransi pemerintah maupun swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Asal Sesetan Denpasar Ini Derita Kelainan Jantung, Orangtuanya Tak Tega

Balita Asal Sesetan Denpasar Ini Derita Kelainan Jantung, Orangtuanya Tak Tega

Bali | Sabtu, 08 Januari 2022 | 07:30 WIB

Resep Jantung Pisang yang Enak dan Menyehatkan

Resep Jantung Pisang yang Enak dan Menyehatkan

Bali | Jum'at, 07 Januari 2022 | 16:27 WIB

Cegah Serangan Jantung, Coba Lakukan Kebiasaan Sepele Ini Setiap Hari

Cegah Serangan Jantung, Coba Lakukan Kebiasaan Sepele Ini Setiap Hari

Health | Jum'at, 07 Januari 2022 | 11:17 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×