Tingkatkan Kekuatan Mental, Lakukan 2 Aktivitas Ringan Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:39 WIB
Tingkatkan Kekuatan Mental, Lakukan 2 Aktivitas Ringan Ini!
Ilustrasi mental, kekuatan mental (unsplash.com/Uday Mittal)

Suara.com - Mental yang kuat sangat penting bagi kesehatan secara fisik dan emosional. Mental adalah sikap seseorang terhadap rintangan kehidupan yang tak terhitung banyaknya.

Setiap orang pastinya memiliki kekuatan mental yang berbeda-beda, ada yang lemah dan ada pula yang sangat kuat. Tapi, Anda perlu mengembangkan kekuatan mental diri sendiri agar tetap terus bertahan.

Psikolog mendefinisikan mental yang kuat sebagai ukuran ketahanan ketika individu berani menghadapi kesulitan.

Setiap individu menunjukkan jenis sikap tertentu saat menghadapi situasi yang sulit dan sikap itu membutuhkan kekuatan mental.

Perubahan negatif dalam peristiwa kehidupan, krisis, masalah, faktor lingkungan adalah sedikit dari hambatan yang tak terhindarkan yang dihadapi oleh setiap manusia.

Ilustrasi mental lemah, kesehatan mental (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi mental lemah, kesehatan mental (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tingkat dimana insiden negatif mempengaruhi setiap individu secara bervariasi dan cara seseorang menanggapi efek ini adalah apa yang merupakan kekuatan mental.

Guna meningkatkan kekuatan mental, seseorang perlu menerapkan rezim latihan yang ketat, yakni latihan psikologis.

Latihan psikologis ini melibatkan pemahaman keyakinan inti, mencari tahu kekuatan dan menciptakan ruang ekstra untuk pikiran positif, mengetahui cara yang tepat untuk mengalirkan emosi, dan mengamati aktivitas sehari-hari.

Seseorang harus selalu menggunakan energi mental dengan bijaksana untuk meningkatkan kekuatan mental. Melakukan hal-hal yang tidak bisa dikendalikan hanya akan mengurangi energi mental dengan cepat.

Semakin Anda menghadapi masalah negatif yang tidak dapat Anda lakukan, maka semakin sedikit energi yang tersisa untuk upaya kreatif.

Energi mental harus digunakan untuk kegiatan yang produktif. Berikut ini dilansir dari Times of India, cara menggunakan energi mental yang juga akan membantu meningkatkan kekuatan mental.

1. Berinteraksi dengan orang lain

Meskipun situasi sekarang meminta kita untuk isolasi diri di rumah, tapi bukan berarti menutup diri dari orang lain. Meskipun Anda harus isolasi mandiri, Anda harus tetap terhubung atau berinteraksi dengan orang lain secara virtual.

2. Membaca buku

Jangan berhentu membaca buku untuk membantu kita tetap konsentrasi. Membaca buku-buku tentang pengembangan diri tidak hanya memberikan Anda wawasan tentang cara mengatasi stres, tetapi juga membuat Anda menyadari berbagai fakta yang bisa meningkatkan kesehatan mental secara produktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alexithymia: Kepribadian Mudah Bosan dan Sulit Mengekspresikan Emosi yang Dirasa

Alexithymia: Kepribadian Mudah Bosan dan Sulit Mengekspresikan Emosi yang Dirasa

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 18:31 WIB

3 Alasan Mengapa Meditasi Rutin Sulit Dilakukan

3 Alasan Mengapa Meditasi Rutin Sulit Dilakukan

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 17:36 WIB

3 Cara Jitu Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

3 Cara Jitu Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Your Say | Kamis, 13 Januari 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB