Vaksin Covid-19 Baru CORBEVAX Dinilai Bisa Menjadi 'Game Changer', Murah dan Mudah Diproduksi

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 20 Januari 2022 | 17:45 WIB
Vaksin Covid-19 Baru CORBEVAX Dinilai Bisa Menjadi 'Game Changer', Murah dan Mudah Diproduksi
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan meyakini satu vaksin Covid-19 baru yang dinamakan CORBEVAX dapat menjadi pengubah keadaan atau 'game changer', terutama untuk menutupi kesenjangan vaksinasi global.

Berdasarkan laporan The Conversation, vaksin CORBEVAX merupakan vaksin subunit protein. Vaksin ini terbuat dari potongan protein lonjakan SARS-CoV-2 yang tidak berbahaya untuk merangsang dan mempersiapkan sistem kekebalan tubuh ketika melawan infeksi virus corona.

Berbeda dengan tiga vaksin yang telah disetujui AS, yakni Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson, vaksin CORBEVAX akan memberikan protein lonjakan secara langsung.

Seperti halnya vaksin mRNA, vaksin baru ini juga membutuhkan dua dosis suntikan.

Pengembangan CORBEVAX

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

CORBEVAX dikembangkan oleh co-direktur Pusat Pengembangan Vaksin Rumah Sakit Anak Texas di Baylor College of Medicine, yakni Maria Elena Bottazzi dan Peter Hotez.

Selama wabah SARS 200, mereka menciptakan jenis vaksin serupa dengan memasukkan informasi genetik untuk sebgaian protein lonjakan virus SARS ke dalam ragi untuk menghasilkan protein dalam jumlah besar.

Setelah mengisolasi protein lonjakan virus dari ragi dan menambahkan adjuvant untuk memicu respons imun, vaksin siap digunakan.

Epidemi SARS pertama berumur pendek, dan hanya ada sedikit kebutuhan akan vaksin milik Bottazzi dan Hotez ini, hingga akhirnya pandemi SARS-CoV-2 terjadi pada 2019.

baca juga

Jadi, mereka memperbarui protein lonjakan dan diciptakanlah vaksin CORBEVAX.

Uji klinis besar yang dilakukan di Amerika Serikat mennunjukkan vaksin CORBEVAX aman, dapat ditoleransi dengan baik, dan 90% efektif mencegah infeksi Covid-19 bergejala.

Vaksin telah mendapat izin penggunaan darurat di India, dan negara-negara berkembang lainnya diharapkan dapat mengikuti.

Menurut ahli, vaksin subunit protein memiliki keunggulan dibanding vaksin MRNA dalam hal mudahnya produksi menggunakan teknologi DNA rekombinan (rekayasa genetika).

CORBEVAX dapat diproduksi dalam skala besar karena fasilitas manufaktur yang sesuai telah tersedia. Selain itu, vaksin ini juga bisa disimpan di lemari es biasa.

Karenanya, vaksin ini dinilai bisa mengatasi kesenjangan vaksin global yang saat ini sedang menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, Lokasi Vaksin Booster Covid-19 di Karawang Ada di Seluruh Puskesmas

Catat, Lokasi Vaksin Booster Covid-19 di Karawang Ada di Seluruh Puskesmas

Bekaci | Kamis, 20 Januari 2022 | 17:01 WIB

Pakar Kesehatan AS Menyarankan FDA untuk Membolehkan Anak Balita Dapat Vaksin Covid-19 Pfizer

Pakar Kesehatan AS Menyarankan FDA untuk Membolehkan Anak Balita Dapat Vaksin Covid-19 Pfizer

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 16:28 WIB

132 Ribu Siswa SD di Kota Makassar Akan Ikut Program Vaksin Merdeka

132 Ribu Siswa SD di Kota Makassar Akan Ikut Program Vaksin Merdeka

Sulsel | Kamis, 20 Januari 2022 | 16:04 WIB

Terkini

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:10 WIB

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:27 WIB

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:20 WIB

×