facebook

Pakar Kesehatan AS Menyarankan FDA untuk Membolehkan Anak Balita Dapat Vaksin Covid-19 Pfizer

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Pakar Kesehatan AS Menyarankan FDA untuk Membolehkan Anak Balita Dapat Vaksin Covid-19 Pfizer
Ilustrasi balita (Shutterstock)

Anthony Fauci memperkirakan anak-anak balita mungkin akan membutuhkan vaksin tiga dosis.

Suara.com - Kepala penasihat medis Gedung Putih Anthony Fauci menyarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk memberi izin penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak di bawah lima tahun bulan depan.

"Harapan saya hal itu akan terjadi bulan depan atau tidak lebih lama dari bulan depan, tetapi saya tidak dapat menjamin itu," ujar Fauci selama wawancara dengan Blue Star Families, dilanisr CNBC.

Fauci memperkirakan anak-anak balita mungkin akan membutuhkan vaksin tiga dosis, karena dua suntikan saja tidak menginduksi respons imun yang memadai pada anak berusia 2 hingga 4 tahun dalam uji klinis Pfizer.

Pfizer mengumumkan pada Desember lalu bahwa mereka berencana mengirim data ke FDA di awal-awal tahun 2022 ini apabila studi tiga dosis vaksin terbukti berhasil.

Baca Juga: 132 Ribu Siswa SD di Kota Makassar Akan Ikut Program Vaksin Merdeka

Ilustrasi vaksin booster, Tanda Boleh Vaksin Booster (Freepik)
Ilustrasi vaksin Covid-19(Freepik)

Sebelumnya, Pfizer tidak mengidentifikasi adanya masalah keamanan dengan dosis vaksin 3 mikrogram pada anak-anak berusia 6 bulan hingga 4 tahun.

Saat ini, anak-anak di bawah 5 tahun sangat rentan terinfeksi Covid-19 karena menjadi satu-satunya kelompok usia yang saat ini tidak memenuhi syarat vaksinasi.

Sementara itu, kasus anak-anak yang dirawat inap akibat Covid-19 meningkat karena varian Omicron sangat menular dengan cepat.

“Sayangnya, kami melihat tingkat rawat inap meningkat untuk anak-anak dari nol hingga empat, anak-anak yang saat ini belum memenuhi syarat untuk vaksinasi Covid-19,” kata direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Rochelle Walensky.

Baca Juga: Sinovac Buka Pabrik Vaksin COVID-19 Baru di Beijing

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar