Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Vania Rossa

Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:38 WIB
Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Ilustrasi gelombang ketiga covid-19. (Freepik)

Suara.com - Ketua Satgas Covid-19 PB IDI sekaligus Guru Besar Penyakit Dalam Universitas Indonesia, Prof. dr. Zubairi Djoerban, menyebut bahwa saat ini Indonesia tengah memasuki gelombang ketiga Covid-19 yang dipicu oleh varian omicron.

Dalam pemaparannya di webinar live ICMI TV, Jumat (4/2/2022), Prof. Zubairi mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya sudah cukup berhasil mengendalikan kasus Covid-19 pada bulan Oktober hingga Desember tahun lalu.

Dikatakan Prof. Zubairi, saat itu, jumlah kasus baru sedikit, angka kematian amat kecil, dan positivity rate mingguan kurang dari 1 persen. Padahal, saat itu, negara-negara di sekitar kita, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand, justru tengah mengalami lonjakan kasus baru yang lebih tinggi.

Dalam paparannya, Prof. Zubairi mencatat bahwa kasus harian di bulan Desember berkisar antara 100 hingga 300 kasus baru per harinya. Bahkan, pada 2 Januari 2022, kasus baru di Indonesia hanya 174.

Namun, kasus baru perlahan menaik, dimulai pada 11 Januari 2022 di mana tercatat 802 kasus, kemudian meroket pada 15 Januari 2022 menjadi 1.054 kasus. Dan kini, terbaru, kasus harian di Indonesia per 3 Februari 2022 tercatat sebanyak 27.197.

Klaster baru pun bermunculan, di antaranya di sekolah, kantor (KPK, DPR, pengadilan, media elektronik), perjalanan dalam negeri, dan perjalanan luar negeri.

Positivity rate mingguan juga semakin naik. Dipaparkan Prof. Zubairi, data pada 18 Januari 2022, positivity rate di Jakarta adalah 3,5 persen dan Indonesia 2,8 persen. Namun terbaru, pada 3 Februari 2022, positivity rate Jakarta meningkat menjadi 18,5 persen dan Indonesia 26,3 persen.

Data di atas semakin kuat menunjukkan bahwa Indonesia kini tengah memasuki gelombang ketiga Covid-19.

"Kenaikan jumlah kasus baru harian, positivity rate, keterisian rumah sakit, dan kemunculan klaster-klaster baru dalam waktu pendek, dan ini sudah mulai sejak 31 Januari 2022 lalu," kata Prof. Zubairi.

baca juga

Senada dengan Prof. Zubairi, ketua koordinasi bidang MPP ICMI, Prof Fachmi Idris, M.Kes., mengatakan bahwa gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia adalah nyata dan dapat memberikan tekanan pada sistem kesehatan Indonesia.

Fachmi menyampaikan, "Memang benar saat ini tingkat keterisian RS masih rendah, namun harus diingat, karena omicron menyebar cepat, maka kasus akan sangat banyak, sehingga walau persentase yang terkena Covid-19 membutuhkan rumah sakit kecil, akhirnya secara kuantitas juga tetap tinggi."

Ditambahkan Fachmi, "Dikhawatirkan karena penularan di tingkat komunitas tinggi, banyak tenaga kesehatan tertular di rumah tinggal mereka, akibatnya tidak dapat bertugas karena harus isoman. Ini menambah tekanan kepada sistem kesehatan yang juga harus diantisipasi. Bukan hanya menghitung kesiapan tempat tidur semata."

Prof. Zubairi kemudian memberikan beberapa gejala Covid-19 varian omicron, di antaranya:

  • batuk kering
  • demam
  • berkeringat di malam hari
  • nyeri pada banyak bagian tubuh
  • kelelahan
  • tenggorokan gatal
  • tidak batuk
  • tidak kehilangan indera perasa dan penciuman

ICMI mendukung langkah-langkah pencegahan serta mitigasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, dengan menyampaikan pandangan-pandangan sebagai berikut:

  1. Waspada terhadap Virus Omicron
  2. Membantu edukasi untuk vaksin dan booster.
  3. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker
  4. Melakukan aktifitas secara daring
  5. Menyiapkan kontingensi plan utk Menyiapkan rencana penanganan bila terjadi ledakan pandemi.
  6. Perketat karantina orang dari luar yang masuk ke Indonesia
  7. Perketat 3 T (Tracking, Testing dan Treatment).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Tiga Covid-19 Menuju Puncaknya, Legislator PDIP Minta Pemerintah Segera Evaluasi Menyeluruh

Gelombang Tiga Covid-19 Menuju Puncaknya, Legislator PDIP Minta Pemerintah Segera Evaluasi Menyeluruh

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 10:03 WIB

Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Omicron Dengan Flu Biasa Yang Perlu Diketahui, Ada Batuk Kering

Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Omicron Dengan Flu Biasa Yang Perlu Diketahui, Ada Batuk Kering

Bali | Sabtu, 05 Februari 2022 | 07:30 WIB

Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 113 Orang, Terbanyak dari Pekanbaru

Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 113 Orang, Terbanyak dari Pekanbaru

Riau | Jum'at, 04 Februari 2022 | 22:51 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×