Cegah Peradangan Jantung, CDC Ingin Jeda Penyuntikkan Dosis Keempat Vaksin Covid-19 Diperpendek

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 07 Februari 2022 | 14:24 WIB
Cegah Peradangan Jantung, CDC Ingin Jeda Penyuntikkan Dosis Keempat Vaksin Covid-19 Diperpendek
Ilustrasi peradangan jantung (Elements Envato)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Penyakit Amerika Serikat, CDC, mempertimbangkan untuk mengubah pedoman jeda waktu penyuntikkan dosis vaksin Covid-19.

CDC berencana memperpendek waktu antara dosis vaksin guna menurunkan risiko peradangan jantung bagi orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan. Usul perubahan pedoman itu akan berlaku untuk vaksin merek Moderna dan Pfizer.

Orang dengan gangguan kekebalan, umumnya tidak merespon vaksin dengan baik. Kelompok itu masih menjadi satu-satunya populasi yang disarankan untuk mendapatkan empat dosis suntikan vaksin Covid-19.

Pedoman CDC saat ini masih menyarankan orang dengan gangguan kekebalan untuk menerima tiga dosis vaksin dalam waktu dua bulan. Kemudian dosis keempat diberikan lima bulan setelah suntikan ketiga.

CDC sekarang menyarankan orang dengan gangguan kekebalan harus mendapatkan suntikan keempat segera setelah tiga bulan vaksinasi dosis ketiga.

Pembaruan ini akan berlaku untuk kelompok usia 18 tahun ke atas yang menerima vaksin Moderna atau Johnson & Johnson, dan orang berusia 12 tahun ke atas yang menerima Pfizer.

Pejabat CDC Dr Sara Oliver mengatakan, jarak interval yang diperpanjang mengurangi risiko miokarditis. Dia juga mengatakan kalau risiko radang jantung menurun, jika vaksin diberikan dalam waktu delapan minggu.

Meskipun jarang, miokarditis adalah efek samping yang terlihat pada suntikan Pfizer dan Moderna. Paling umum terjadi pada laki-laki usia muda. Sebagian besar kasus hanya alami efek samping ringan dan sembuh dengan cepat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dirawat, Warga di Sumut Alami Pembengkakan Diduga Usai Divaksin Covid-19 Meninggal Dunia

Sempat Dirawat, Warga di Sumut Alami Pembengkakan Diduga Usai Divaksin Covid-19 Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 07 Februari 2022 | 13:58 WIB

Warga di Sumut Alami Pembengkakan Diduga Usai Divaksin Covid-19

Warga di Sumut Alami Pembengkakan Diduga Usai Divaksin Covid-19

Sumut | Minggu, 06 Februari 2022 | 23:02 WIB

Wajib Lakukan Vaksin Booster, Apa Bedanya dengan Vaksin Lain?

Wajib Lakukan Vaksin Booster, Apa Bedanya dengan Vaksin Lain?

Your Say | Minggu, 06 Februari 2022 | 18:54 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×