Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Ahli Sarankan Pasien Kanker Konsultasi Lewat Telemedicine

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Minggu, 13 Februari 2022 | 16:30 WIB
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Ahli Sarankan Pasien Kanker Konsultasi Lewat Telemedicine
Ilustrasi telemedicine. [shutterstock]

Suara.com - Pasien dengan penyakit bawaan atau komorbid menjadi salah satu kelompok rentan di tengah pandemi Covid-19. Mereka merupakan salah satu kelompok yang paling mudah tertular dan mengalami keparahan saat terinveksi Covid-19.

Terlebih kini kasus Covid-19 di Indonesia meningkat hingga 55 ribu. Oleh sebab itu, Dokter Spesialis Onkokogi Radiasi/Ketua Umum Perhimpunan Onkologi Radiasi Indonesia (PORI)/Kepala Departemen Radioterapi RSCM, Dr. dr. Soehartati Argakosoema Gondhowiardjo, Sp.Rad. (K), Onk.Rad. menekankan pentingnya proteksi yang lebih kuat.

“Hati-hati menjaga diri, jangan lupa vaksin, makan yang baik, menyadari apa saja yang bisa menularkan,” ujar Soehartati dalam keterangannya, Sabatu, (13/2/2022).

Dalam situasi kasus kembali melonjak, ia menyarankan untuk hanya ke rumah sakit dalam kasus yang butuh penanganan segera. Untuk konsultasi rutin ia menyarankan menggunakan telemedicie.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

“Kalau memang angka kejadian lagi tinggi, ya jangan datang ke rumah sakit sekarang. Lakukanlah telemedicine, lakukan protokol kesehatan personal yang ketat, bagaimana tidak mendekatkan diri pada faktor risiko,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Marketing Deputy Director One Onco Kalbe Farma, dr. Selvinna, M.Biomed menyarankan masyarakat bisa mengakses fitur telemedicine lewat oneonco.co.id.

“Situ ini adalah ekosistem digital supaya kita bisa mengatasi cancer gap-nya. Harapan kami, dengan platform ini kita bisa membantu para penyintas, pendamping, pemerintah, untuk close the cancer care gap,” tutur dr. Selvinna.

Sementara itu, tidak hanya faktor medis yang perlu diperhatikan para pejuang kanker. Melainkan, juga faktor psikososial yang merupakan satu kata kunci dalam penanganan kanker. Bahkan, di Amerika serikat, lebih dari 60 persen pasien kanker mengalami gangguan kejiwaan akibat pandemi covid-19.


“Oleh sebab itu, dukungan psikososial sangat membantu meredakan gejala psikologis bagi para pasien maupun penyintas kanker. Di tengah pandemi ini, mari kita bersama-sama memberikan dukungan kepada penyintas maupun pasien kanker,” kata dra. Yohana Domikus, M.Si., Psikolog.

Baca Juga: 10 Panduan dan Cara Isolasi Mandiri di Rumah untuk OTG dan Pasien Covid-19 Gejala Ringan

"Dan ini harus ditekankan dalam diri para pejuang kanker. Kalau memang jalan hidup yang harus dijalani kita itu seperti ini, maka menyalahkan diri sendiri dan orang lain itu tidak baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI